by

Jadi Agen Perubahan yang Trengginas dan Berkualitas, PKA Angkatan I Pemprov Sulut Ditutup

Manado – Setelah melewati 91 hari pembelajaran, Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2022 Pemprov Sulut ditutup, Kamis (18/08/2022).

Sebanyak 30 peserta yang berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov Sulut berhasil menuntaskan proses pembelajaran di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Daerah Sulut.

Kepala BPSDM Daerah Sulut, Roy Tumiwa dalam laporannya mengatakan ke-30 peserta PKA ini mengikuti proses pembelajaran selama 91 hari yang terdiri dari 31 hari on campus dan 60 hari off campus atau belajar mandiri.

Diungkapkannya, dasar pelaksanaan PKA Angkatan I Tahun 2022 di tempatnya adalah Peraturan Pemerintah No. 11/2017 tentang Manajemen PNS, serta Peraturan Lembaga Administrasi Negara No. 16/2019 tentang Pelatihan Kepemimpinan Administrator.

Adapun dalam proses pembelajaran memakai tematik goverment digital.

“Ini sehubungan dengan program pemerintah optimalkan proses pemerintahan dengan menggunakan sistem berbasis elektronik,” terangnya.

Dikatakan Tumiwa, proses pembelajan bagi peserta PKA ini disesuaikan dengan perubahan lingkungan strategis saat ini disebabkan pengaruh revolusi teknologi 4.0 atau sistem teknologi digital.

“Oleh karena itu, diharapkan usai kegiatan PKA ini, peserta akan menjadi agen perubahan yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan saat ini, yang bukan hanya piawai dalam hal teknis tetapi juga yang memiliki kompetensi soft skill,” Tumiwa melanjutkan.

Dalam pelatihan ini, dilakukan dengan lima jenis evaluasi. Yaitu aksi perubahan, seminar, laporan aksi perubahan. Selanjutnya, substansi materi.

“Mereka juga mengikuti ujian kanian analisis problem terkait materi,” ungkapnya.

Menariknya, ujian kali ini sedikit berbeda dengan pelatihan sebelumnya-sebelumnya.

“Ini unik karena jika sebelum-sebelumnya dalam ujian bisa berdiskusi dengan peserta lain, saat ini soal yang diberikan  diacak lewat program komputer. Jadi soal ujian tidak akan sama antara satu dengan yang lain, sehingga tidak bisa saling melihat,” jelasnya seraya menambahkan bagian dari evaluasi adalah evaluasi di lapangan dan gelar expo atau pameran aksi perubahan.

Acara penutupan sendiri dilakukan Asisten III Asiano Gamy Kawatu (AGK), Kamis (18/8/2022) di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Sulut.

Dalam sambutannya, Kawatu mengucapkan selamat bagi peserta yang telah menuntaskan PKA ini.

“Mewakili pak Gubernur, Wagub dan Sekprov saya ucapkan banyak selamat bagi kalian semua termasuk anda yang masuk sebagai 10 terbaik,” kata Kawatu.

Kawatu mengatakan setelah ‘lulus dari PKA ini diharapkan bisa menjadi pemimpin masa depan yang trengginas dan berkualitas dalam tugas pekerjaan di Organsiasi Perangkat Daerah masing-masing.

Ia pun mengingatkan kepada seluruh peserta PKA tetap menjaga komunikasi. Bisa berlari lebih cepat tapi jangan pernah mendahului.

“Torang bisa cepat tapi tetap koordinasi dengan pimpinan. Kalau tak koordinasi ini tanda awas. Ini bagian dari etika birokrat,” pungkasnya.

Selain itu, Kawatu yang hampir 20 tahun melalang buana di jabatan eselon II ini, mengingatkan kepada para peserta dikutip dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy, yaitu dalam berkarir tetap mengedepankan kejujuran.

“Kualitas itu penting, yang utama nilai kejujuran,” tukasnya.

Di sela-sela kegiatan penutupan diumumkan sepuluh peserta terbaik dalam PKA Angkatan I tahun 2022.

Comment

Leave a Reply

News Feed