Jalan Tinoor-Warembungan Alternatif Hindari Resiko Longsor

Walikota Jimmy Eman saat meninjau ruas jalan Tinoor- Warembungan beberapa waktu lalu (foto:ist)
Walikota Jimmy Eman saat meninjau ruas jalan Tinoor- Warembungan beberapa waktu lalu (foto:ist)

Tomohon – Intensitas hujan dengan curah meningkat di Kota Tomohon sejak Senin (29/12) membuat warga was-was melewati ruas jalan Tinoor-Manado.

Bencana longsor 15 Januari 2014 silam masih membayangi jika melewati ruas jalan ini dalam situasi hujan deras.

“Karena hujan tak kunjung henti, kami memutuskan lewat jalan belakang, menghindari jalan daerah rawan longsor sepanjang Tambulinas. Kalau orang di kampung sini (Tinoor) bilang Jalan Kobong. Perjalanan aman hanya ada satu dua batang pohon pisang yg menghalangi jalan. Namun ada mobil Xenia putih yg terjelembab di jembatan darurat tapi masih bisa terlewati oleh kendaraan lain. Untuk mengunci resiko apabila ada yg memang harus melewati jalan Tambulinas ke arah Tomohon dsb, jalan lewat Warembungan tembus Desa Tinoor bisa jadi alternatif. Sekarang kami sudah di Pineleng dan 10 menit lagi tiba di rumah,” tulis Amanda, seorang netizen pengguna di Facebok, Senin (29/12).

Diketahui memang saat ini ruas jalan Tinoor-Warembungan sudah selesai dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tomohon.

Walikota Jimmy F Eman SE Ak beberapa waktu lalu sudah meninjau pembangunan jalan ini. Eman mengatakan jalan ini sudah bisa digunakan sebagai jalan alternatif menuju Kota Manado dan sebaliknya.

“Jalan ini akan meminimalizir resiko longsor dan kemacetan di ruas jalan Tinoor-Manado,” kata Walikota sembari kembali menghimbau warganya untuk selalu waspada dengan cuaca ekstrim. (maria wolajan)

Tinggalkan Balasan