Minahasa – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi membuka Short Course tentang Panas Bumi bagi para Guru SMP dan SMA, LSM dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Minahasa dan kota Tomohon, Rabu (04/03) siang tadi, di Ruang Sidang Kantor Bupati, Tondano.
Kursus yang digelar oleh NZAID dan UGM RSPDF/CaDED Community Empowerment Programme serta BAPPEDA Sulut ini, turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Pembangunan Setdakab Minahasa, Dr Willford Siagian MA, para pejabat Pemkab, Peneliti Madya BAPPEDA Sulut, Dra Jacoba Roeroe serta para Dosen dan Tim Peneliti Geotermal dari Pusat Penelitian UGM Yogyakarta antara lain Dr I Wayan Wardama, Dr Indra Perdana, Dr Khasani, Dr Kusumo dan Dr Pri Utami yang juga menjadi Nara sumber kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Bupati JWS mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman dan mendapatkan informasi mengenai pengembangan energi terbarukan. Karena, panas bumi menjadi andalan energi listrik di Sulawesi Utara untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kita yang berada di sekitaran lokasi panas bumi harus menyadari dan terlibat dalam pengelolaan panas bumi. Pemanfaatannya relatif ramah lingkungan yang didorong dan dipacu perwujudannya dan pemanfaatannya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak sehingga dapat menghemat cadangan minyak bumi,” ungkap JWS.
Dirinya juga mengharapkan peserta dapat mengikuti sessi kegiatan dengan baik dan menjadi ‘agen of development’ yang dapat menjelaskan kepada anak didik serta masyarakat di lokasi panas bumi pada umumnya.
“Dengan tema “Energi untuk Tanah Airku” kiranya menggerakkan kita untuk bersama menjaga, melestarikan dan memanfaatkan panas bumi dengan baik dan bertanggung jawab,” kata Bupati terbaik pilihan rakyat Minahasa ini.(fernando lumanauw)




















