Minahasa – Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menyatakan turut berduka cita atas kepergian almarhumah dan almarhum Silvia (25) dan Brian Kaawoan (20), dalam tragedi kebakaran di tempat Karouke Keluarga Inul Vizta Manado, yang merenggut nyawa keduanya, serta memberi penguatan kepada orang tua dan keluarga korban yang ditinggal.
Hal ini disampakan JWS lewat sambutan saat dirinya bersama Ketua TP-PKK Minahasa, Dr Olga Sajow Singkoh MHum, Sekda Minahasa, Jeffry Robby Korengkeng SH MSi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, melayat ke rumah duka di Desa Tampusu Kecamatan Remboken, Senin (26/10) siang tadi, sekitar pukul 12.30 Wita.
Kepada keluarga besar Kaawoan-Kumontoy ini, JWS memberi penguatan lewat ayat Alkitab dalam Kitab Ayub 1:21b, “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil”. Bahwa semua yang terjadi ini ada dalam sepengetahuan dan campur tangan Tuhan.
“Sekalipun menghadapi dukacita, keluarga dimampukan oleh Tuhan. Meski hal ini sulit diterima orang tua dan keluarga, apalagi korban ini adalah kakak beradik, percaya saja bahwa ada maksud Tuhan dalam setiap persoalan yang terjadi,” ungkap JWS.
“Ini tentunya hal yang tidak kita duga, karena seandainya kita atau para korban tau bahwa musibah itu akan terjadi, maka tentunya mereka tidak akan ada di situ. Satu hal yang saya lihat, kehadiran mereka berdua ditempat itu menandakan mereka adalah kakak beradik yang akur satu dengan yang lain karena sering jalan bersama,” ujarnya lagi.
Lanjut dikatakannya, menghadapi musibah seperti ini memang berat dan pasti tak mungkin dilupakan dalam waktu singkat, namun dirinya memberikan dorongan dan motivasi kepada keluarga agar bisa menerima kejadian ini dengan lapang dada.
“Sekalipun berat, ini harus diterima dengan iman sebagai orang yang percaya kepada Tuhan. Inilah fakta atau kenyataan yang harus diterima keluarga, mari kita saling mendoakan dan saling mendorong, karena seperti dikatakan kitab Ayub 1:21b tadi, Tuhanlah yang memberi dan Tuhan juga yang mengambil,” tukasnya.
“Persoalan hidup bukan soal berapa lama kita ada didunia ini, tapi seberapa besar peran kita dalam menjadi saksi dan teladan bagi sesama dan memberi buah yang baik, baik bagi masyarakat terlebih kepada Tuhan dan saya dengar Silvia dan Brian aktif dalam pelayanan di Gereja. Apa yang Tuhan buat, itu pasti baik adanya,” ujar JWS sembari menambahkan, bahwa dirinya secara pribadi, keluarga, Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang dan jajaran Pemkab Minahasa mengucapkan turut berduka cita atas kepergian almarhum dan almarhumah Silvia dan Brian Kaawoan.
Sementara, kedua korban ini sendiri merupakan staf di Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulut di Tampusu dan merupakan anak pertama dan kedua dari tiga bersaudara dalam keluarga Kaawoan-Kumontoy.
Selain itu, salah satu korban lain atas nama Bilman Simatupang (23), yang juga adalah staf dan pengasuh di IPDN dan kos di Tampusu, yang pagi tadi telah diberangkatkan ke kampung halamannya di Provinsi Jambi untuk dimakamkan.(fernando lumanauw)




















