Manado – Persma 1960, legenda sepak bola Sulawesi Utara, resmi menyapa kembali dunia sepak bola dengan launching spektakuler di Lapangan KONI Manado pada 12 November 2025.
Kelahiran kembali klub yang sempat hilang dari peta persepakbolaan Indonesia ini menjadi simbol kuat semangat dan kebanggaan masyarakat Sulut.
Lebih dari sekadar acara formal, launching Persma 1960 menjadi panggung perayaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dari pemerintah, swasta, hingga ribuan suporter yang memadati Stadion Klabat.
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, hadir memberi dukungan tanpa syarat dengan pendekatan gotong royong, tanpa membebani APBD.
Ini menunjukkan sinergi baru antara pemerintahan dan rakyat untuk membangun sepak bola Sulut tanpa beban finansial berat.
Salah satu momen paling unik adalah laga persahabatan Persma 1960 All Star melawan Persija Legend, pertandingan yang menghubungkan masa lalu dan masa depan dalam satu lapangan.
Sorak sorai penonton yang memenuhi tribun Stadion Klabat memberikan energi baru yang diyakini akan mengangkat Persma menuju Liga 1 dalam tiga tahun ke depan.
Kebangkitan “Badai Biru” ini bukan hanya mengenai kemenangan di lapangan, tetapi juga menghidupkan kembali solidaritas sosial dan identitas budaya Sulut.
Persma 1960 kini menjadi pengikat komunitas, sumber inspirasi generasi muda, dan harapan baru bagi olahraga di provinsi ini.
Masyarakat Sulut dan pecinta sepak bola kini memiliki alasan kuat untuk percaya bahwa masa depan sepak bola Sulut akan bersinar, berkat kerja sama pemerintah, swasta, dan dukungan fanatik dari seluruh elemen masyarakat.

























