Manado – Tim junior Terjun Payung Sulawesi Utara (Sulut), Jumat 31 Mei 2013 selesai mengikuti Diklat Penerjun Tahap II. Kegiatan ini berlangsung selama 2 Minggu di Markas Komando Paskhas TNI AU Bandung.
Komandan Wing 3 Paskhas Kolonel Rolland G Waha selaku pelaksana Diklat mengaku bangga atas hasil ditunjukkan para siswa Diklat asal Sulut. Perwira TNI asal Sulut ini mengatakan, pada Diklat II ini, para siswa diarahkan ke spesialisasi ketepatan mendarat. “Kita ketahui, kategori ketepatan mendarat merupakan andalan Sulut baik di PON maupun Kejurnas,” kata pria yang tidak lama lagi mengemban Jenderal bintang satu.
Pingkan Mandagi salah satu atlet senior terjun payung Sulut mengungkapkan, Gubernur SH Sarundajang bangga telah lahir generasi penerus tim terjun payung Sulut.
“Kedepannya gubernur mengharapkan tim junior ini akan meneruskan mata rantai prestasi terjun payung Sulawesi Utara,” ujar Pingkan Mandagi.
Danlanud Sam Ratulangi, Kol Pnb Ferdinand Roring selaku Ketua Pengprov FASI Sulut juga merasa bangga . Menurutnya, meski dalam keterbatasan namun FASI terus melakukan kaderisasi dan pembinaan. “Tentu tujuaannya agar prestasi di bidang olahraga Dirgantara tetap berjalan dengan baik dan terus bersinar,” ucapnya.
Sementara itu, Kadispora Sulut Steven Liow menuturkan, untuk kelanjutan program ini kedepannya, pembiayaan pembinaan prestasi telah masuk dalam rencana APBD Dispora.
“Ini sudah dipertimbangan kurang lebih 25 tahun terakhir cabang olahraga ini secara konsisten menyumbangkan minimal 2 medali emas PON bagi Sulawesi Utara,” tandasnya.


























