Bitung- Sejumlah anggota DPRD Bitung yang sebelumnya ngotot akan mengajukan hak interpelasi kepada pimpinan dan walikota Bitung, terkait Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang dianggap tidak sesuai, kini mulai melunak.
Kabarnya hal ini dikarenakan para legislator tersebut sudah mendapat hadiah berangkat ke luar daerah.
Pantauan cybersulutnews.co.id hingga Jumat, (7/11) kemarin, hanyaa ada beberapa anggota dewan yang hadir.
Yang lainnya sedang berada di luar daerah karena mengikuti kunjungan kerja ke beberapa daerah di pulau Jawa.
Sementara itu, salah satu anggota dewan yang kabarnya merupakan motor dalam pengumpulan tanda tangan interpelasi yakni, Ronny Boham saat di konfirmasi, membantah jika ada pengumpulan tanda tangan interplasi.
“Itu hanya isu. Tidak ada interpelasi dari anggota DPRD. Semua berjalan dengan baik dan normal,” kata Boham yang juga ketua Fraksi Demokrat.
Sebelumnya, ketua fraksi Gerindra, Dewi Suawa mengatakan, interpelasi tersebut memang ada dan sudah ditanda tangani.
“Memang kalau ini terbongkar, akan jadi besar,” katanya. Personil komisi B, Tonny Yunus mengatakan, pihaknya menolak jika interpelasi ini dibatalkan.
“Ini menyangkut hak anggota dewan. Makanya saya tidak setuju jika itu harus dibatalkan,” ujar Yunus. (hezky)


























