Ketahanan Pangan, BUMDes Magenang Genangan Kembuan Satu Tanam Jagung

Minahasa – Dalam rangka program ketahanan pangan di Desa Kembuan Satu, Kecamatan Tondano Utara, Pemerintah Desa (Pemdes) menyalurkan anggaran sebesar Rp untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Magenang Genangan, untuk usaha.

Salah satu kegiatan usaha BUMDes Magenang Genangan yakni, memanfaatkan lahan untuk menanam jagung, yang secara perdana dilakukan Jumat (18/07) pagi, di perkebunan Desa Kembuan Satu.

Camat Tondano Utara, Drs Lexi Korengkeng, yang hadir langsung dan melakukan penanaman perdana mengatakan, tiga hal yang harus diperhatikan untuk sukses suatu program adalah, sukses perencanaan, sukses pelaksanaan, dan sukses pertanggung jawabkan.

“Kalau salah satunya tidak jalan, maka semua akan gagal. Jadi, diharapkan usaha seperti ini tidak hanya seremonial belaka, melainkan harus dilaksanakan secara profesional,” tandasnya.

“Sekali lagi kepada BUMDes, lakukan secara profesional agar memberi dampak bagi kita, memberi hasil bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kapolsek Toulimambot, IPDA Crime Hunter Damar SSos, yang juga turut hadir mengatakan, kegiatan ini tentu menjadi bagian dari komitmen Presiden RI Prabowo Subianto, untuk ketahanan pangan.

“Kami dari pihak kepolisian tentu mengapresiasi kegiatan ini. Menjadikan lahan yang tidak produktif menjadi produktif, kita menjadi influenser kepada masyarakat. Karena saya melihat, ada banyak lahan yang tidak dikerjakan sehingga tidak bisa menghasilkan bagi masyarakat,” kata Kapolsek.

“Kami sangat berharap, kegiatan ini menunjukkan hasil, dan dilakukan secara konsisten oleh BUMDes. Saya yakin dan percaya usaha ini akan menghasilkan,” tukasnya.

Sementara, Hukum Tua Kembuan Satu, Michael Marlon Nender mengatakan, jenis usaha BUMDes Magenang Genangan Desa Kemudian Satu yang saat ini sementata dijalankan yakni, di bidang pertanian dan peternakan.

“Untuk pertanian, kita menanam jagung di lahan seluas 1,1 hektar. Kemudian ada usaha peternakan babi. Alokasi dana ketahanan pangan dari Dana Desa sendiri untuk BUMDes tahun ini sebesar Rp 134 juta,” terang Nender.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan