Bitung – Hari terakhir pendaftaran pasangan calon walikota dan wakil walikota Bitung lewat jalur indepeneden, Senin (15/06/2015), dimanfaatkan oleh 3 pasangan calon untuk memasukan berkas dukungan masyarakat berupa foto copy KTP dan pernyataan dukungan.
Tiga pasangan tersebut yakni, Lina Utiarahman-Petrus Karel Singale yang datang sekitar pukul 15.00 wita, kemudian disusul oleh pasangan calon Micahel Jakobus-Paulus Kumentas yang datang sekitar pukul 15.00 wita dan terakhir pasangan calon Ridwan Lahiya-Max Purukan yang datang diinjury time, yakni pukul 15.55 wita atau 5 menit sebelum pendaftaran ditutup.
Dengan mendaftarnya tiga pasangan calon tersebut, maka total ada 4 pasangan calon walikota dan wakil walikota Bitung periode 2016-2021 yang mendaftar lewat jalur independen. Dari ke empat pasangan calon tersebut, masing-masing memasukan dukungan KTP lebih dari 22 ribu, untuk melengkapi syarat dukungan yakni, 21.868 KTP, atau 10 persen dari jumlah penduduk kota Bitung.
Menurut ketua divisi teknis penyelenggara KPU Kota Bitung, Dra Selvi Rumampuk, MSi, dukungan berupa foto copy KTP tersebut akan langsung diverifikasi oleh KPU secara administrasi.
“Jika semua memenuhi syarat 21.868 KTP, maka akan dilanjutkan dengan verifikasi factual oleh PPS melalui PPK. Tapi jika hasil verifikasi administrasi ini ada yang tidak lengkap atau terdapat dukungan ganda, maka KPU akan langsung membuat berita acara yang menerangkan pasangan calon tersebut tidak memenuhis syarat,” jelas Rumampuk didampingi komisioner KPU lainnya, Idly Ramadhani Fitria, SKM dan Viktory Rotty, SPd MPd.
Sementara itu, ketua KPU Kota Bitung, Sammy Joseph Rumambi, ST MAP mengatakan, untuk pasangan calon jalur independen atau perseorangan yang mendaftar, tidak ada lagi waktu perbaikan, karena sesuai ketentuan hanya sampai tanggal 15 Juni, pukul 16.00 wita.
“Masa perbaikan atau untuk melengkapi yang kurang sudah tidak ada lagi, sudah lewat. Jadi jika yang tidak memebuhi syarat, jelas akan gugur dengan sendirinya,” kata Rumamby dibenarkan komisioner lainnya, Joudy Mamesah, MPB. (hezky)


























