
Manado – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Sejahtra Indonesia (KSBSI), Sulawesi Utara, Rabu (17/09), menggelar aksi demo di depan Kantor Polda Sulut, menuntut Kapolda Sulut, Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga agar segera memutasi Kapolres Bitung.
“Kami meminta Kapolda Sulut segera mengambil kebijakan untuk memutasi Kapolres Bitung, Kasat Intelkam Bitung, Kapolsek Bitung Barat dan Cs,” teriak penanggungjawab demo, Roky Oroh dengan pengeras suara diikuti teriakan puluhan pendemo lainnya
.
Karena kata Oroh, ketika mereka melakukan aksi demo di Kota Bitung, mereka langsung dihadang dan baliho yang bertuliskan Stop Korupsi diambil dan dirampas oknum anggota intelkam Polres Bitung.
“Tidak hanya itu saja, Kapolsek Bitung Barat juga telah melakukan penganiayaan kepada rekan kami. Ada apa dengan mental rekan-rekan pengayom masyarakat. Apakah seorang yang berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) bermental seperti itu,” teriak Oroh keras.
Dalam aksi itu, kordinator lapangan, Robby Supit juga mempertanyakan soal kasus penganiayaan yang dilakukan Kapolsek Bitung Barat. Sebab kata Robby, pasca dilaporkannya kasus itu ke Propam Polda, sampai saat ini belum ada penyelesaiannya.
“Kasus ini secara resmi dilaporkan ke Propam Polda. Penyidik Propam hanya mengatakan akan mengusut kasus ini. Tapi mana buktinya, sampai saat ini kasusnya belum ditindaklanjuti. Ada apa dengan ini,” kata Robby.
Dari pantawan Cybersulutnews.co.id, setelah menggelar aksi demo di depan kantor PLN Sulutenggo, para pendemo melakukan aksinya di depan kantor Mapolda Sulut. Puluhan porsenil Polisi pun nampak berjaga-jaga di halaman Polda Sulut. Karena banyaknya anggota yang berjaga di halaman Mapolda, para pendemo sulit untuk memasuki halaman Mapolda dan hanya menggeral demo di depan kantor Mapolda. Aksi demo puluhan warga itu pun sempat memacetkan kendaraan yang melintas di jalan Sario.(jenglen manolong)




















