Manado – Konfederasi Sarikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sulawesi Utara dibawah pimpinan Ketua Korwil Jack Andalangi dan Sekwil Romel Sondakh bersama beberapa pengurus cabangnya menyambangi markas Polda Sulut.
Kedatangan rombongan KSBSI ini diterima langsung Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs. Wilmar Marpaung, SH di ruang rapat anev lantai 1, Jumat (29/4/2016) yang didampingi juga para Pejabat Utama Polda sulut.
Seperti diutarakan Korwilnya, kunjungan mereka dalam rangka membangun kemitraan antara sarikat buruh dengan jajaran kepolisian. Karena menurutnya ada persoalan-persoalan buruh yang berdampak pada normatif-normatif buruh yang ada sanksi pidananya.
“Selama ini para pengusaha pelanggar aturan tidak pernah dijerat dalam aturan itu sendiri,” katanya. Justru sebaliknya, katanya banyak buruh itu sendiri kemudian yang dijadikan korban, meskipun pengusaha itu sebenarnya yang melanggar aturan.
KSBSI ini juga menyampaikan rencana aksi mereka menghadapi may day (Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei), dimana seluruh sarikat Buruh akan menggelar aksi sosial dan orasi bebas terpusat di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara pada tanggal 2 Mei nanti.
Dan pada prinsipnya pihak Polda mengijinkan sepanjang aksi tersebut tidak mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Kapolda perintahkan kepada aparatnya agar mengawal jalannya aksi sarikat buruh pada may day nanti.
“Saya juga mengingatkan ketika menggelar aksi nanti, jangan main paksa ikut demo terhadap orang yang tidak mau turun ke jalan untuk berdemo,” tegas Kapolda.
KSBSI sendiri memiliki anggota hampir 20 ribu orang yang tersebar di 176 perusahaan yang ada di Sulawesi Utara.(ers)




















