Bitung- Tindakan KNPI Sulut yang menetapkan hasil Musda XI KNPI kota Bitung yang dilaksanakan pada 5-6 September lalu, dinilai sangat memalukan, karena sama dengan menjilat ludah sendiri.
Demikian dikatakan ketua DPD GSKI Sulut, Sandy Lantang. Menurut Lantang, sebelumnya KNPI Sulut mengatakan, hasil Musda KNPI Bitung yang dilaksanakan pada 5-6 September tidak sah karena tidak dihadiri oleh pengurus provinsi.
Padahal saat pembukaan salah satu wakil ketua KNPI Sulut, Oktavianus Kerap memberi sambutan dan dihadiri juga oleh sejumlah pengurus KNPI Provinsi.
“Tapi sangat ironis, sekarang KNPI Sulut mengeluarkan SK untuk pengurus KNPI Bitung hasil Musda pertama, yang sebelumnya dinyatakan tidak sah. Ada apa ini. Jelas memalukan,” tandas Lantang.
Dirinya kata Lantang menyesali akan tindakan yang dilakukan oleh pengrusu KNPI Sulut tersebut, karena dinilainya seperti tidak dewasa dalam berorganisasi.
Kalau memang tidak diakui hasil Musda yang pertama kata Lantang, harus dilakukan Musda kedua, bukannya ketua caretaker menetapkan hasil Musda yang pertama.
“Undangan pelantikan pengurus ditanda tangani oleh ketua terpilih. Padahal ketua terpilih belum dilantik. Kenapa sudah tanda tangan undangan,” ujar Lantang. (tim csn)




















