Tomohon – Pergerakan Gunung Lokon kembali mengalami kenaikan, selang beberapa hari terakhir tercatat
adanya gempa vulkanik baik dalam dan dangkal, serta gempa tremor dengan diameter tiga hingga tujuh milimeter.
Farid Bina, Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon menjelaskan adanya gempa tersebut tak berarti akan menimbulkan letusan, namun yang pasti ada aktivitas magma yang menerobos dari dalam ke permukaan gunung sehingga berpotensi menimbulkan letusan.
“Jadi kami masyarakat sekitar untuk tetap hati-hati dan waspada, sebab perilaku Gunung Lokon masih dalam pengawasan petugas selama 24 jam penuh untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.
Untuk zona bahaya, masyarakat masih dilarang untuk beraktivitas dalam radius bahaya 2,5 Km.
“Status Gunung Lokon masih siaga (level III) dengan radius bahaya 2,5 Km. Masyarakat masih dilarang beraktivitas disana, apalagi melakukan pendakian sebab bisa mengancam keselamatan,” tandas Bina.
Sekda Kota Tomohon Dr Arnold Poli menghimbau masyarakat untuk selalu waspada. Jangan memasuki zona bahaya yang telah ditetapkan pemerintah.
“Pemkot Tomohon sudah bersiap mengantisipasi segala kemungkinan yang ada,” ujar Poli. (Maria Wolajan)


























