Meminta Jaminan Kemanan Bagi Mahasiswanya, Pemkab Kaimana Bertemu JWS

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaimana Provinsi Papua Barat, Senin (03/11), bertemu dengan Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, di rumah dinas Bupati, Kelurahan Sasaran Kecamatan Tondano Utara.

Kedatangan Pemkab Kaimana ini diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kaimana, Luther Rumpumbo bersama anggota DPRD Kaimana dan perwakilan mahasiswa UNIMA asal Kaimana.

Kepada Cybersulutnews.co.id, sesaat sebelum bertemu dengan JWS, Luther Rumpumbo mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk meminta jaminan kemanan dari Pemkab Minahasa dan Polres Minahasa, bagi seluruh mahasiswa yang berasal dari daerah Kaimana yang saat ini sementara kuliah di Universitas Negeri Manado (UNIMA).

“Ada sebanyak 90 mahasiswa asal Kaimana yang saat ini sementara kuliah di UNIMA Tondano dan 18 di Manado. Terlepas dari Kabupaten lain, Kaimana secara khusus datang untuk meminta pemerintah dan aparat setempat untuk dapat menjamin kemanan mahasiswa kami asal Kaimana, agar mereka bisa kuliah dengan baik dan tidak pulang kampung sebelum selesai kuliah,” ujarnya.

Lanjut, kedatanyannya juga antara lain bertujuan untuk menghindari konflik berlanjut yang dapat berdampak bagi masyarakat asal Sulawesi Utara (Sulut) yang ada di Kabupaten Kaimana dan Papua Barat pada umumnya.

“Di daerah kami juga ada banyak orang Sulut dan juga secara khusus orang Minahasa. Selama ini kami hidup berdampingan dengan rukun dan damai di sana (Kaimana, red). Kami tak ingin konflik yang pernah terjadi di Tataaran ini menimbulkan rasa tidak aman bagi kedua belah pihak untuk beraktifitas di wilayahnya masing-masing, karena orang Minahasa di Kaimana juga ada sekitar 900 orang,” terang Rumpumbo sebelum kemudian diterima JWS di ruang kerja pribadinya.

Sementara informasi diperoleh, hingga kini belum ada satupun mahasiswa asal Papua yang kuliah di UNIMA menjalankan aktifitas kuliah seperti sedia kala.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan