Meriam Tangan Jadi target Operasi Polres Manado

Manado – Kepolisian Resort Kota (Polresta Manado) akan mengelar razia sperak atau meriam tangan yang selama ini ramai digunakan anak-anak pada saat menjelang Natal dan Tahun Baru 2015.
Razia dilakukan kepolisian karena adanya laporan masyarakat bahwa bunyi yang dihasilkan meriam tangan menganggu kenyaman.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan razia meriam tangan.

“Untuk memberikan rasa nyaman bagi warga lainnya serta menjamin keamanan menjelang perayaan dua hari raya besar,” tegas Sunarto.

Menurutnya pelaksanaan rahazia bisa dilakukan sewaktu-waktu. Bila dalam kegiatan operasi pihaknya berulang kali menemukan pembuat meriam tangan yang sama, tentunya akan melakukan tindakan tegas.

“Kegitan operasi akan diatur sesuai polsek se-jajaran. Selain memberikan teguran kami juga akan menindak para pelanggar jiga sudah berulangkali tertangkap,” pungkas Sunarto.

Diketahui meriam tangan atau sperak merupakan meriam yang dirakit dari berbagai kaleng bekas atau pipa. Meriam rakitan tersebut dibunyikan dengan cara menyemprotkan cairan spiritus ke salah satu unjungnya yang terpasang alat pemantik api.

Jika pemantik itu ditekan, maka sperak akan mengeluarkan bunyi yang menggelegar. Ukuranya pun dapat dibuat sedemikian rupa hingga mengeluarkan bunyinya bahkan menyerupai bom.(jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan