Minahasa – Tenaga penyuluh di Kabupaten Minahasa dinilai masih sangat kurang. Hal ini tidak sebanding dengan potensi lahan pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan yang ada di Minahasa. Pasalnya, dari total 270 Desa/Kelurahan yang ada, jumlah tenaga penyuluh yang ada di Badan Penyuluh Pertanian Peternakan Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Minahasa hanya sebanyak 144 personil.
Kepala BP4K Kabupaten Minahasa, Frans Torar, ketika ditemui, Rabu (12/03), kepada CSN membenarkan kekurangan tenaga penyuluh tersebut. Menurutnya, jumlah penyuluh di Minahasa saat ini, tidak sebanding dengan jumlah Desa/Kelurahan di Minahasa.
“Kouta jumlah penyuluh di Minahasa saat ini baru sekitar 50 persen. Padahal seharusnya untuk ideal 1 desa memiliki 1 tenaga penyuluh, sedangkan di Minahasa dari 270 jumlah desa dan kelurahan, tenaga penyuluh yang ada saat ini, hanya sebanyak 144 personil,” ujarnya.
Torar menambahkan, terkait dengan kekurangan tenaga penyuluh tersebut, pihaknya sudah menyampaikan hal itu ke Bupati Minahasa.
“Untuk realisasi sendiri, itu tergantung pada atasan, karena untuk mengangkat tenaga penyuluh harus dipikirkan juga anggaran, yang nantinya akan dibayarkan kepada mereka,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang didapat oleh wartawan koran ini, 144 personil tenaga penyuluh di Minahasa, terdiri dari 101 penyuluh pertanian, dua penyuluh perikanan, tujuh penyuluh kehutanan dan 24 tenaga bantu non PNS.(fernando lumanauw)




















