Mokoginta Ungkap Adanya BLSM di Mitra Yang Ditahan

(Foto Ilustrasi)
(Foto Ilustrasi)

Mitra-Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sukardi Mokoginta mengungkap adanya dugaan ditahannya dana Bantuan Langsung Siswa Miskin (BLSM) di salah satu sekolah di Belang. Kepada wartawan, Mokoginta memaparkan, BLSM ini memang dicairkan langsung ke rekening siswa yang berhak menerimanya.

“Hanya saja, saat pencairan dana BLSM ini di sekolah tersebut, pihak sekolah kemudian mengarahkan para siswa yang mendapat BLSM untuk mencairkannya sekaligus. Merekapun kemudian menjaga saat para siswa hendak menarik BLSM tersebut di Bank,” terangnya.

Persoalan pun timbul, ungkap Mokoginta, ketika pihak sekolah kemudian meminta supaya dana BLSM yang telah ditarik para siswa ini dikumpul dulu di sekolah. “Pihak sekolah beralasan dana ini dititip dulu di sekolah.

Persoalannya sudah ada sebulan lebih BLSM ini cair ke rekening siswa penerima, dan saat itu ditahan di sekolah dengan alasan dititip dan sampai sekarang belum juga bisa diterima oleh siswa penerima,” terangnya.

“Akibat masih ditahannya BLSM ini maka pada 17 Agustus silam, ada siswa miskin yang terpaksa meminjam uang dengan bunga sampai 20 persen untuk membeli seragam. Ini kan namanya sudah keterlaluan. Mereka ini sudah susah dan giliran mau dibantu pemerintah justru dari pihak sekolah yang menahannya,” imbuhnya.

Selain masalah ditahannya BLSM ini, tutur Mokoginta, pihaknya juga menyorot pemotongan dana Rp 150 dengan alasan pengadaan pakaian olahraga itu. “Harusnya para siswa menerima sekira Rp 230 ribu per siswa untuk tingkat SMP, dan Rp 450 ribu per siswa untuk tingkat SMA. Dengan adanya pemotongan ini, maka jumlah yang mereka terima sudah tak seperti itu. Itupun sampai sekarang belum diterima,” pungkasnya.(Alfian Jay)

Tinggalkan Balasan