
Penyanyi kelahiran Nusa Tenggara Timur tahun 1958 silam ini, tampak menikmati suasana Kopi 8 di sore hari itu. Obie dengan santainya bersama kolega-koleganya, salah satunya legislator DPRD Sulut, Wenny Lumentut sedang menikmati sajian kopi panas ala Kopi 8.
Saat ditemui cybersulutnews.co.id, penyanyi murah senyum ini dengan ramahnya menyambut. Malah Obie begitu santunnya menjawab pertanyaan-pertanyaan.
“Saat ini saya dan produser sedang mempersiapkan single terbaru yang sebenarnya merupakan lagu yang sudah beredar, namun kali ini kami mengemas dengan nuansa yang berbeda salah satunya “bifi merah” atau semut merah, dan pasti akan menghadirkan suasana yang berbeda bagi pecinta musik tanah air khususnya yang berada di Manado,” jelasnya.
Ditambahkan Obie, dirinya berada di Manado sejak Rabu 5 November, yakni memenuhi undangan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dengan mengisi acara pada hari ulang tahun kabaten Minahasa.
“Setelah memenuhi undangan yang sudah saya jadwalkan, setelah itu pada pukul
19: 30 Wita hari Jumat, saya akan kembali ke Jakarta, sedangkan untuk launchingnya “bifi-bifi merah” kemungkinan bulan Maret atau April,” katanya.
Sementara itu Debby dan Rina pengunjung Warung Kopi 8 mengatakan, Obie Mesakh kami kenal dengan lagu semut-semut merah. “Kalau lagu semut-semut merah jadi versi dengan bahasa Manado, tentu rasanya berbeda dan jadi geli juga. Tapi kita tunggu saja,” ujar keduanya.(Ficky Koloay)


























