Manado – Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang, merasa terkejut saat diberitahukan bahwa Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Provinsi Sulut Ir Parlindungan Tampubolon meninggal dunia. Orang nomor satu di Sulut ini tak kuasa menahan perasaan sedihnya, karena seorang lagi bawahannya telah berpulang, yang sebelumnya beberapa hari lalu Kepala Bakorlu Ir Frits Kaunang telah meninggal dunia.
“Almarhum yang akrab disapa horas itu menurut SHS adalah sosok pemimpin pekerja keras. Semasa hidupnya pria kelahiran Siantar 13 Mei 1959 itu tak pernah mengeluh soal kondisi fisiknya.
“Setiap tugas yang saya berikan tidak pernah ditolak sekalipun ya itu tadi kondisi fisiknya lagi kurang fit, almarhum tetap bertugas. Buktinya beberapa hari terakhir sebelum almarhum masuk rumah sakit, masih sempat menghadiri acara di minahasa,” ujar Sarundajang.
Almarhum yang bergelar Insinyur Teknik Elektro alumni universitas Sumut Medan, diangkat menjadi CPNS Tahun 1986 dengan pangkat Penata Muda IIIa di Kementerian Parpostel sampai dengan pangkat Pembina Iva.
Sementara riwayat jabatan yang pernah dipegang Almarhum, Kasie Monitoring Frekwensi radio Kanwil parpostel sulut, dipromosi menjadi Kabid Frekwensi radio, Kabid Postel Kanwil Dep Hub Sulut, Kasubdin Postek Dishub Sulut, Kabid PO dan Telekomunikasi Diskominfo serta sejak tahun 2010 di angkat sebagai Kadis Perhubungan dan Kominfo Sulut.
Almarhum meninggalkan seorang Isteri Selvi Y Toding serta empat orang anak yaitu Samuel mangapul, Hendrik Salomo, Anastasia Stevani dan Yessica Theresia Tampubolon.
Seperti diketahui, Tampubolon meninggal di RS Prof. RD Kandou, Rabu (31/7) subuh. Sebelum meninggal, Tampubolon sempat diagnosa mengidap penyakit tekanan darah tinggi.


























