Minahasa – Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Tondano, akhirnya mulai dibangun kembali, sejak mengalami musibah kebakaran medio 26 Desember 2015 silam.
Hal ini menyusul dilakukannya perletakan batu pertama tanda pembangunan ini dimulai oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Senin (17/10) pagi, di Kelurahan Katinggolan Kecamatan Tondano Timur.
Bupati JWS mengatakan, pembangunan ini dilakukan setelah adanya bantuan dari Pemerintah Pusat melalui APBN Perubahan tahun 2016 sebesar Rp 669.316.000,- untuk pembangunan empat ruangan kelas baru dengan waktu 120 hari kerja.
“Usai pembangunan empat ruangan baru ini, Pemkab Minahasa juga akan memberi bantuan untuk mempercantik suasana ruang belajar serta pembuatan pagar, supaya sekolah ini bisa lebih indah karena posisinya sangat strategis di depan jalan utama, selain itu sekolah ini merupakan salah satu sekolah tertua di Minahasa yang mengandung nilai historis bangunannya dari jaman Hindia Belanda,” kata Bupati sembari berharap pembangunan gedung ini dapat terlaksana dengan baik, dan pemanfaatannya dalam menunjang kegiatan belajar-mengajar selanjutnya akan segera normal kembali.
Sementara, perletakan batu pertama pembangunan sekolah ini sendiri diawali dengan laporan oleh Kepala SMP N 6 Tondano Joula Dorkas Adam SPd, kemudian dilanjutkan dengan ibadah syukur dipimpin Pdt Dr Geovani Rorora, dan mengambil pembacaan dalam Kitab Kejadian 35 : 1.
Turut dihadiri oleh para Kadis Dikpora Minahasa Drs Jemmy Maramis, Kabag Hukum dan UU Wellem Nainggolan SH MM, Kabag Humas dan Protokol Agustivo Tumundo SE MSi, Camat Tondano Timur Ivonne Willar SSos serta para jajaran Dinas Dikpora serta para Kepala Sekolah lainnya.(fernando lumanauw)




















