Minahasa – Audit pengelolaan keuangan dan asset daerah di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, belum lama ini usai dilakukan Badan Pemeriksa Keungan Repoblik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Sulawesi Utara dan tinggal menunggu pemberian opini.
Sekretaris Dearah Kabupaten Minahasa, Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, kepada Cybersulutnews.co.id, Kamis (21/05) mengatakan, pihaknya tinggal menunggu hasil yang terbaik yang nantinya diberikan BPK-RI.
“Pemeriksaan sudah selesai dilakukan, sejumlah hasil temuan sudah diberikan BPK dan sudah dijawab Pemkab Minahasa atau diklarifikasi. Sementara ini tinggal menunggu waktu pemberian opini, kalau tidak salah tanggal 1 atau 2 Juni mendatang,” ungkap Korengkeng.
Disinggung mengenai opini yang nantinya diberikan BPK-RI terhadap pengelolaan keuangan dan asset daerah di Minahasa, Korengkeng hanya berharap dapat yang terbaik.
“Pengelolaan administrasi keuangan dan asset di tahun 2014 lalu sudah agak lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kami berharap opini yang bisa diterima dari BPK ini bisa lebih baik dari sebelumnya. Karena, sejumlah temuan pada pra audit sebelumnya juga sudah diselesaikan Pemkab Minahasa, khusunya persoalan asset,” ungkap Korengkeng.
Sementara, pada dua tahun sebelumnya, atau pada pengelolaan keuangan dan asset tahun 2012, Pemkab Minahasa sempat mendapat opini Tidak Wajar setelah sebelumnya sempat 7 kali berturut-turut mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Pada tahun 2013 lalu, Pemkab Minahasa mampu memperbaiki pengelolaan keuangan dan asset itu sehingga kembali mendapat opini WDP. Tahun 2014 yang nantinya diberi opini pada tahun ini, Pemkab Minahasa berharap dapat yang terbaik.(fernando lumanauw)




















