
Minsel,-Proyek pelebaran jalan trans Sulawesi di kabupaten Minahasa Selatan, yang memakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD), oleh panitia pelebaran jalan terus saja melakukan berbagai usaha, agar apa yang diharapkan oleh warga Minsel akan terwujud, demi pembangunan yang ada didaerah ini, bahkan saat ini panitia telah menyusun strategis untuk memindahkan pekuburan milik warga yang masuk dalam jalur pelebaran jalan.
Kepada media ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum(PU) Jootje Tuerah ST.MM, mengatakan, jika untuk pekuburan yang masuk dalam pengkuruna panitia masuk dalam titik pelebaran jala, saat ini sudah ada titik terang untuk memindahkan pekuburan milik warga Amurang.
“Saat ini kami sementara membahas pekuburan tersebut, bagaimana untuk memindahkan pekuburan milik warga tersebut ke tempat pekuburan daerah yang baru di kelurahan uwuran dua kecamatan Amurang,”ungkap Jootje.
Jika memang ada permasalahan untuk memindahkan pekuburan tersebut, menurut Tuerah, sebenarnya itu sudah beberapa kali dilakukan sosialisasi kepada warga, karena akan ada pelebaran jalan.
“Memang kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga yang pekuburan serta rumah masukd alam titik pelebaran jalan, dan kamipun sudah menyampaikan bahwa itu akan ditanggung oleh panitia pembayaran pekuburan dan rumah milik warga,”katanya.
Sedangkan dana untuk pekuburan , kata Jootje lewat panitia mencapai 4 Miliard, berarti cukup untuk memindahkan pekuburan tersebut.
“Ya, memang biaya untuk pekuburan dari pemindahan sampai dengan yang lainnya capai 4 Miliard, itupun sudah kami perhitungkan,”ujarnya.
Untuk pekuburan daerah Minsel, sudah disiapkan oleh panitia dan pemkab Minsel, itupun untuk warga Amurang, bakan masuk dalam pemindahan lahan pekuburan yang kuburnya akan dilakukan pelebaran jalan.
“Memang kami sudah siapkan TPU, di kelurahan Uwuran Dua, karena dalam rapat antara instansi yang terkait itu sudah kami bahas, sehingga telah mendapat titik terang, untuk pemindahan pekuburan tersebut,”kata Jootje.
Laporan: Jufan Dissa




















