Manado — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara semakin memperkuat ekosistem riset melalui ajang inovasi yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulut.
Plt Kepala Balitbangda Sulut, Novita Lumintang SSTP MSi, menyebut kegiatan ini sebagai “panggung baru” bagi para inovator lokal untuk memamerkan karya terbaik mereka demi mengangkat ekonomi berkelanjutan berbasis blue economy.
“Dari puluhan pendaftar, terpilih 25 inovator unggulan yang siap menyuguhkan terobosan inovasi penuh warna biru yang diharapkan bisa menjadi motor penggerak ekonomi berkelanjutan di Sulut,” ujar Lumintang dengan semangat.
Selain pameran inovasi, rangkaian acara bakal dimeriahkan dengan kompetisi Duta Pelajar Inovasi yang melibatkan pelajar dari 15 kabupaten dan kota, talkshow inspiratif, demo teknologi, hingga berbagai games dan kuis interaktif.
Tak hanya itu, hadir juga atraksi unik seperti pameran robotik dan e-sport serta gelaran fashion show yang memperkaya suasana.
“Kami ingin acara ini tidak hanya berisi pameran biasa, tapi juga hiburan dan edukasi yang mengundang antusiasme masyarakat luas secara gratis. Semua ini sebagai wujud nyata komitmen Pemprov Sulut dalam mendorong inovasi,” tambah Lumintang.
Dukungan dari Pemerintah Pusat dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) semakin menguatkan sinergi riset daerah dan nasional demi menghasilkan inovasi yang nyata dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat Sulut.
Lumintang menegaskan, iven ini juga sejalan dengan kebijakan inovasi yang terus digaungkan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Ia mengajak warga Sulut untuk aktif menyongsong masa depan dengan mendukung inovator lokal yang berperan besar dalam mewujudkan provinsi yang maju, sejahtera, dan ramah lingkungan.
“Saatnya menjadikan inspirasi blue economy dan green economy bukan cuma sebatas konsep, tapi strategi nyata bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sulawesi Utara,” tutup Lumintang penuh optimisme.



















