Minut – Aksi penipuan berkedok penerima beasiswa bagi siswa Sekolah Menengah Umum (SMU) di Minahasa Utara kian marak terjadi.
Seperti yang terjadi di SMU Don Bosco Lembean Kecamatan Kauditan, Selasa (04/10). Informasi yang diperoleh,penipuan itu dilakukan oleh Mr X dengn cara menghubungi orang tua siswa lewat telpon selular dari salah satu provider.
“Selamat siang bu, anak anda lolos sebagai salah satu penerima beasiswa sebesar 7 juta rupiah, selamat ya ibu ! Untuk proses pencairannya ibu diminta mentransfer uang sebesar 3 juta ke nomor rekening 55632xxxx…dan nanti dikembalikan tunai saat menerima beasiswa nanti.” Kata suara pelaku penipuan.
Orangtua siswa sekolah tersebut sempat tertipu bahkan langsung menuju Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk mentransfer uang yang diminta.
Beruntung saja, Rini salah satu siswa yang dimaksud sempat menyusul ibunya dan membatalkan proses transfer. Itu dilakukan setelah dia menanyakan kebenaran beasiswa yang dimaksud pada guru yng bersangkutan.
Wakil kepala bidang kesiswaan SMU Don Bosco Lembean, Dra. Sintje Rumambi,saat dimintai keterangan, membenarkan aksi penipuan yang terjadi. Bahkan sempat berkomunikasi dengan pelaku.
“Dalam percakapan, saya sarankan pelaku bekerja yang halal. Tapi pelaku malah mengancam dengan suara lantang, kalau ketemu saya maka muka saya akan disiram air keras,” jelas Rumambi.
Lebih jauh katanya,aksi itu sudah terjadi berulang kali bahkan dibeberapa sekolah SMU ternama di Kecamatan Likupang sering ditelepon oleh pelaku yang tak mau membeberkan namanya.
“Pelaku juga mengaku kenal dekat dengan orang_orang di Diknas,”tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Drs Maximiliam Tapada Msi saat dihubungi mengaku kaget dengan aksi penipuan dengan modus penerimaan beasiswa.
“Kalau benar demikian saya minta para orang tua siswa untuk berhati-hati.”Tukasnya
Tapada pun menambahkan, setiap beasiswa yang akan diberikan kepada siswa pasti di kordinasikan ke Dikpora dan akan disalurkan ke sekolah-sekolah lewat pemberitahuan resmi.
“Peneriman beasiswa akan diberikan langsung kerekening siswa penerima sambil berkoordinasi dengan Dikpora” tandasnya.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Jeane Rumagit Spd, menambahkan untuk tahun ini sedikitnya ada 4 ribu lebih siswa miskin penerima beasiswa yang disalurkan lewat rekening masing_masing siswa.
“Pemberian besiswa ini diperuntukan bagi mereka yang benar_benar miskin, sesuai data dari sekolah yang bersangkutan,” tegasnya.(eca gops)
























