by

Perkelahian Antar Pemuda Di Tondano ‘Pecah’, Satu Korban Putus Tangan

Para Pemuda yang terlibat Tarkam diamankan Polres Tondano (foto atas), dan senjata tajam yang berhasil disita dari tangan para pemuda tersebut (foto bawah).
Para Pemuda yang terlibat Tarkam diamankan Polres Tondano (foto atas), dan senjata tajam yang berhasil disita dari tangan para pemuda tersebut (foto bawah).
Minahasa – Perkelahian antar pemuda di Tondano, Kabupaten Minahasa, Senin (04/05/2015) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita, kembali ‘pecah’. Kali ini terjadi di Kelurahan Wengkol Kecamatan Tondano Utara.

Bahkan, dari perkelahian kedua kelompok pemuda tersebut, satu korban bernama Nerry Tualangi (20-an), warga Wengkol harus kehilangan lengan tangan kanan karena putus terkena sabetan parang sementara lainnya ada yang luka-luka.

Informasi sementara diperoleh Cybersulutnews.co.id, kejadian berawal saat ada acara pesta di Kelurahan Ranowangko Kecamatan Tondano Timur, Minggu (03/05/2015) malam.

Saat acara tersebut, ada sekelompok pemuda kumpul-kumpul, yang secara tiba-tiba entah siapa yang mengkomando, para pemuda ini kemudian mengarah ke Wengkol dan kemudian terjadi perkelahian antar kedua kelompok pemuda yang ada di Wengkol.

Kapolres Minahasa, AKBP Ronald Rumondor SIK MSi, kepada Cybersulutnews.co.id, ketika ditemui membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengaku, mendapat laporan dari warga tersebut, pihaknya langsung menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Dapat laporan, saya langsung turun ke TKP dengan 50 personil Polisi untuk mengamankan lokasi kejadian agar kembali kondusif,” ujar Rumondor.

Dirinya kemudian menghimbau kepada semua warga yang berdomisili di lokasi tersebut untuk dapat menahan diri agar tidak terulang peristiwa yang sama.

“Kepada orang tua kiranya dapat mengarahkan anak-anaknya agar tidak terpengaruh dengan ajakan-ajakan yang menjerumuskan pada pertikaian seperti ini,” ujarnya sembari menambahkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi agar tidak terjadi aksi balas dendam.

“Beberapa pelaku telah diamankan untuk dimintai keterangan. Namun, untuk pelaku yang memotong tangan korban belum diketahui, sehingga kami akan mengkonfrontir semua yang sudah diamankan ini. Kami juga akan melakukan razia minuman keras dan barang tajam di dua Kelurahan ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Rumondor.

Sementara, Polres Minahasa berhasil mengamankan 6 barang tajam berupa samurai dan pisau badik, 2 senapan angin dan beberapa anak panah wayer. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap kasus ini.(fernando lumanauw)

Comment

Leave a Reply

News Feed