by

James Tuuk : Penjarakan Bos Media di Manado Jika tak Mensejahterakan !

Demo Aliansi Jurnalis Independen (Aji) Manado pada perayaan kebebasan Pers se Dunia.
Demo Aliansi Jurnalis Independen (Aji) Manado pada perayaan kebebasan Pers se Dunia.
Manado – Anggota DPRD Sulawesi Utara komisi 1, James Tuuk mengatakan dan meminta kepada aparat kepolisian untuk mempidanakan pemilik media jika tidak bisa mensejahterakan karyawannya.

“Saya dan seluruh anggota dewan lainnya segera akan menindaklanjuti laporan dari kawan-kawan wartawan, dimana ada beberapa perusahaan media yang tidak bisa mensejahterakan karyawannya. Kami akan segera laporkan perusahaan tersebut dan akan mempidanakan pemiliknya,” katanya diseluruh wartawan yang melakukan aksi demo memperingati hari pers international, didepan kantor DPRD Sulut, Senin (04/05/2015).

Tambahnya, seharusnya perusahaan media harus mengikuti Undang-undang ketenagakerjaan, dimana gaji dan seluruh kebutuhan karyawan disesuaikan dengan UMP.

“Jika tidak ada yang mengikuti gaji UMP sudah keterlaluan. Insan pers itu merupakan pekerja yang dimana tugasnya mulia menyampaikan informasi yang baik kepada masyarakat. Jadi seharusnya kesejahtraannya pun harus memadai dengan pekerjaannya,”ungkapnya bersama anggota DPRD lainnya, Ferdinand Mewengkang, Muhammad Yusuf Hamim, Ferdinand Mangumbahang, Rocky Wowor.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut, Djouhari Kansil juga mengatakan hal sama. Dimana, Pemerintah Propinsi akan membantu para awak media untuk memenuhi permintaannya sebagai insan pers yang hidupnya harus disejahterakan.

“Kami akan mengumpulkan data-data perusahaan pers, dan akan memperjuangkan hak-hak kalian. Namun, hal ini terus terang saya baru dengar, bahwa pers itu ada yang digaji tidak sesuai. Dari laporan kalian ini, kami akan menindaklanjuti,”katanya didepan kantor Gubernur Sulut.

Diketahui, dalam memperingati hari pers sedunia, Aliansi Jurnalistik independent (AJI) Manado dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut, beserta wartawan lainnya, melakukan aksi demo dibeberapa tempat, yakni, di Zero point lanjut ke DPRD Sulut dan terakhir di kantor Gubernur Sulut.(Ayi)

Comment

Leave a Reply

News Feed