
Manado – Naas dialami Ivan Rau (39), warga Kelurahan Malendeng, Lingkungan VIII, Kecamatan Paal Dua Kota Manado. Lelaki yang terdaftar sebagai PNS di Dinas PU Kota Tomohon itu tewas setelah dihujani tujuh luka tusukan yang diduga dilakukan JK alias Jery.
Dari informasi yang diperoleh Cybersulutnews.co.id, kejadian naas itu terjadi, Senin (15/12/2015), sekitar pukul 18.00 Wita. Sedang, pemicunya diduga lantaran pelaku kesal proyek yang dijanjikan tak kunjung diberikan korban.
“Sebelum kejadian, ada dua orang yang turun dari mobil putih DB 2040 AB dan mencari korban. Mereka sempat bertanya ke saya. Saya pun menjawab kalau dia (korban, red) sedang beristirahat. Mereka kemudian langsung masuk ke dalam rumah,” kata salah satu pembantu di rumah korban.
Dilanjutkan saksi, sebelum ditikam pelaku, ia mendengar seperti terjadi adu mulut antara pelaku dan korban. Pelaku kemudian mencabut pisau badiknya dan langsung mengarahkan ke perut korban. Mendapat tusukan itu, korban berusaha menyelamatkan diri. Namun terus dikejar pelaku. Tusukan demi tusukan pun terus dihujani pelaku ke arah korban.
“Usai menghujani tikaman, pelaku langsung melarikan diri. Ketika mengejar korban, pelaku juga ikut mengancam saya. Katanya saya tidak usah ikut campur,” jelas saksi mengaku takut dengan ancaman pelaku.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Advent Teling. Karena mengalami luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUP Kandou Malalayang. Sayangnya, sekitar pukul 01.00 Wita, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
Kapolsek Tikala, Iptu Johanes Pagayang mengatakan, motif pembunuhan tersebut ditengarai korban pernah menjanjikan proyek kepada tersangka. “Informasi korban telah menerima uang dari tersangka sebagai tanda awal. Tapi belakangan proyek tersebut dikerjakan pihak lain. Sedangkan, uang tersangka masih ada pada korban dan belum dikembalikan,” terangnya.
“Setiap kali menagih, korban berjanji akan mengembalikan secara bertahap. Kemungkinan tersangka kesal, hingga melakukan aksi sadis itu. Tujuh luka bersarang di bagian perut, kepala dan dada korban,” sambungnya sembari menambahkan jika pelaku masih sementara dalam pengejaran.
“Identitas pelaku sudah kami kantongi. Saat ini polisi sementara melakukan pengejaran.” tegas Iptu Johanes Pagayang.(jenglen manolong)




















