Polres Bitung Tangkap Wanita Muda Hisap Sabu

Manado – Hampir satu bulan operasi Bersih Sindikat Narkoba (Bersinar) di Kota Bitung. Tim Satuan Tugas Operasi Bersinar (Satgas Bersih Sindikat Narkoba) pimpinan Kasat Narkoba Polres Bitung Iptu Novry Sadia sudah menyisir berbagai lapisan masyarakat.

Dijelaskan Kasat Narkoba, Senin (18/4/2016), Tim Ops Bersinar mendapati seorang perempuan berinisial YS (32) diduga sementara atau sudah selesai mengkonsumsi narkoba jenis sabu dalam sebuah kamar penginapan.

Penemuan sabu lanjutnya, masih berada dalam bungkusan atau kemasan 1 gram sudah terhitung dengan kemasan plastiknya bersama barang berupa alat hisap (bong), aluminium foil, beberapa barang yang digunakan untuk konsumsi sabu dan alat lainnya.

Dari hasil tes urine perempuan itu positif mengkonsumsi sabu. “Jumlahnya sendiri sudah tidak sampai 1 gram karena dalam 1 gram jika hanya isi sabunya beratnya 0.8 gram dan yang kami temukan sudah dibawah dari jumlahnya itu. Didapati ada sabu yang sudah dibakar berada didalam alat hisap,” katanya.

Kasat menduga sabu dikonsumsi bukan hanya oleh perempuan itu saja melainkan lebih dari satu orang. Dari keterangan yang disampaikan si pemakai ada seorang lagi yang berhasil melarikan diri dari kamar saat operasi. Kandungan sendiri narkotika golongan 1 jenis sabu dari hasil pemeriksaan laboratorium balai POM. Beratnya kurang dari 0.8 gram karena sudah terpakai, jumlah pastinya sedang dilidik. “Intinya ditemukan satu paket yang sudah digunakan,” kata dia.

Dari keterangan yang dihimpun satu paket sabu berasal dari Manado. Dibawah oleh pemakai dan pengedar untuk dikonsumsi di penginapan. Dari pengakuan si wanita baru malam itu masuk menginap di penginapan. Selain sabu ada beberapa jenis minuman seperti bir, cap tikus dan alat kontrasepsi dalam kamar. “Sabu kami temukan diatas tempat tidur bersama alat hisap,” tambahnya.

“Pengungkapan kasus ini terbilang tidak gampang. Awalnya tim melakukan operasi Minggu (17/4) pukul 22.00 wita. Sasaran tempat kost, panti pijat dan tempat hiburan di Bitung. Dilakukan tes urine kepada pengunjung dan tamu yang ada di lokasi sasaran,” katanya.

Senin pagi, tim menyasar sejumlah penginapan di Kecamatan Girian. Dalam dua kamar didapati dua pasangan. Setelah di tes hasilnya negative. Pukul 01.30, tim melanjutkan operasi ke satu penginapan di Kecamatan Matuari. Dua kamar yang disasar. Ada pasangan yang tidak sah menginap disitu langsung digeledah dan tes urine ke polres hasilnya negative.

“Nah, di kamar penginapan inilah tempat pemakai menginap. Kami hendak masuk terdengar air terpasang di kamar mandi dan ada yang coba melarikan diri dari pintu belakang. Langsung dicurigai karena diikuti bunyi langkah berlari. Orang yang berlari itu dari pengakuan adalah pria yang sedang kami kejar keberadaannya. Si pemakai berada di polres karena masih dalam pemeriksaan untuk kepentingan pengembangan,” tandasnya.(ers)

Tinggalkan Balasan