Bitung– Program pemerintah pusat untuk menjamin biaya kesehatan untuk semua warga, melalui Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS), dinilai hanya lebih menyusahkan rakyat kecil. Hal ini seperti yanh dikatakan oleh Marfel Tambanaung, salah satu warga Bitung.
Menurutnya, program pemerintah tentang BPJS, sangat tidak baik bagi rakyat kecil. Hal ini dikarenakan semua wajib membayar iuran tiap bulan. Sementara yang terlayani di BPJS, tidak untuk semua penyakit. “Kalau hanya penyakit demam berdarah atau sakit-sakit lainnya, tidak terlayani di BPJS. Kecuali sakit parah. Begitu juga dengan melahirkan.
Kalau melahirkan normal, tidak dilayani oleh BPJS. Kecuali ada kelainan. Padahal semua harus bayar iuran. Ini namanya program yang menipu rakyat,” ujar Tambanaung.
Seharusnya kata Tambanaung, pemerintah mensejahterkakan rakyat, bukan sebaliknya menyusahkan rakyat. Tidak hanya itu, Tambanaung juga keberadaan Puskesmas-puskesmas, khususnya yang ada di Bitung, yang kekurangan tenaga medis.
“Bagaimana mau jadi BPJS, sedangkan di Puskesmas saja dokter hanya 1 orang, yakni kepala Puskesmas. Kalau dia tidak ada, habis dokter. Belum lagi tenaga bidan dan lainnya, yang memang sangat minim. Jadi saya menganggap program BPJS ini hanya bagus diiklan saja,” tukasnya. (Hezky)




















