by

PT AKR Diduga tak Bayar Upah Lembur Karyawan

Bitung,CSN– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung panggil PT. Aneka Kimia Raya (AKR) terkait upah lembur dan jaminan kesehatan buruh yang berkerja di perusahaan itu.

Di ruangan VIP DPRD Bitung Selasa, 10 Juni 2014, rapat dengar pendapat digelar. Lendi Umboh yang merasa di rugikan mengatakan dirinya setahun bekerja tak mendapatkan upah dari PT. Aneka Kimia Raya.

“Saya sangat dirugikan, perusahan belum membayar uang lembur saya sewaktu bekerja di perusaahan itu. Upah lembur saya diperkirakan sebesar Rp.50 juta tak dibayar perusahaan”¬† Lendi menjelaskan.

Tak hanya upah lembur dikeluhkan Lendi. Ia pun merasa keberatan di hari libur perusahaan memaksa dirinya harus bekerja.

“jika tak bekerja saat hari libur pihak perusahaan melayangkan surat peringatan” katanya.
Keluhan Lendi, Ketua Komisi A DPRD Kota Bitung, Victor Tatanude saat pimpin rapat dengar pendapat menanggapi, hingga merekomendasikan pihak perusahaan segera membayar hak karyawan yang bekerja di perusahaan itu, dengan catatan, agar dapat diverifikasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bitung,

“Merkomendasikan Perusahan¬† untuk membayar hak karyawan. Juga wajib mengikutsertakan pekerja pada program-program kesehatan” Kata Viktor.

Management PT. Aneka Kimia Raya, Fanani Tejokusuma, usai rapat dengar pendapat tak ingin diwawancarai, ia beralasan sibuk di wawancara wartawan
“Mohon maaf, saya sedang sibuk, tak bisa di wawancarai” ujarnya dan langsug bergegas cepat menuju mobil di parkiran DPRD Kota Bitung. (hezky)

Comment

Leave a Reply

News Feed