Ribuan Kader dan Simpatisan Jokowi-JK Padati Wale Ne Tou

Ketua DPP PDIP, Guruh Soekarnoputri, saat berorasi di hadapan pendukung pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK
Ketua DPP PDIP, Guruh Soekarnoputri, saat berorasi di hadapan pendukung pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK

Minahasa – Ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuanagan (PDIP) dan partai pendukung, memadati acara kampanye tertutup pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Repoblik Indonesia, Ir Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Jumat (27/06), bertempat di gedung Wale Ne Tou Tondano, yang dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Guruh Soekarnoputra dan Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Sulawesi Utara (Sulut), DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS).

Mengawali orasi kampanye, SHS menjelaskan alasannya mengapa memilik Jokowi-JK. Menurutnya, Jokowi adalah figur sederhana dan bersahaja, tapi pekerja keras, jujur, ulet dan peduli dengan rakyat. Sementara, JK adalah orang yang pantas mendampingi Jokowi karena memiliki segudang pengalaman.

Selain itu, Jokowi punya prestasi kelas dunia dalam mengelolah pemerintahan, seperti halnya Kota Solo dan DKI Jakarta, sehingga SHS mengajak masyarakat Sulut dan secara khusus Minahasa, jangan ragu memilih pasangan Jokowi-JK.

“Visi misi Jokowi-JK sangat fokus pada pembangunan dimasa yang akan datang. Perjuangan Jokowi-JK cocok dengan filosofi orang Minahasa, yang terbuka dengan pergaulan luar, terbuka dengan agama dan punya jiwa nasionalis. Itulah sebabnya, saya bertanggung jawab untuk memenangkan Jokowi-JK. Sudah 45 Tahun berkiprah di dunia pemerintahan dan saya belum pernah salah dalam menentukan pilihan, Jokowi-JK jawaban untuk kesejahteraan bangsa,” pekik SHS.

Sementara, Guruh Soekarnoputra, dalam orasinya mengajak pendukung, baik kader partai pendukung maupun simpatisan, mencoblos nomor dua untuk kemajuan Indonesia.

“Indonesia saat ini semakin terpuruk sejak orde baru, baik di bidang ekonomi, pendidikan, politik, kesehatan, kebudayaan dan bidang lainnya,” ujarnya.

Sehingga menurutnya, Indonesia perlu revolusi, tetapi revolusi dimaksud adalah revolusi secara menyeluruh disegala bidang maupun aspek dalam berbangsa dan bernegara.

“Revolusi saat ini tidak harus dengan tumpah darah, tetapi revolusi kompleks di segala aspek kehidupan dan disegala bidang, baik ekonomi, politik, kesehatan, pertanian, pendidikan, kesejahteraan dan hal-hal lainnya. Untuk itu mari kita bersatu hati memenangkan Jokowi-JK pada 9 Juli mendatang dengan mencoblos nomor dua,” ujarnya.

Turut hadir dalam kampanye tertutup ini, Wakil Ketua DPD I PDIP Sulut, Janjte Wowiling Sajow MSi (JWS), Ketua Tim Vicktory Sulut, Ivan SJ Sarundajang (Ivansa), Ketua DPC PDIP Minahasa, Janes Parengkuan SSos, Sekretaris DPC PDIP, Drs Dharma Palar SH, serta para kader dan simpatisan PDIP Kabupaten Minahasa, bersama partai pendukung pasangan Jokowi-JK seperti Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan