Manado – Dipastikan, anggaran sebesar Rp 1,1 Trilun akan dikucurkan pemerintah pusat untuk 1508 desa se-Sulut pada tahun 2017.
Tahun ini, Sulut menerima jatah dandes Rp 911,498 milliar. Jumlah ini naik dua kali lipat dibanding 2015 yang hanya Rp 402,546 milliar.
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw berpesan kepada 1508 kepala Desa se Sulawesi Utara agar mengelola dana ini dengan baik.
Dirinya juga mengingatkan agar bupati/wali kota di Sulut turut melakukan supervisi. “Sehingga Dana Desa benar-benar sampai kepada rakyat dan digunakan sesuai dengan peruntukkannya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Sulut Rudy Mokoginta menjelaskan kenaikan alokasi dana desa memang menjadi sesuatu yang wajib.
Mengingat pertumbuhan dan kebutuhan desa yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Kami terus melakukan monitor terhadap pengelolaan Dana Desa setiap tahunnya. Pendamping desa sebagai perpanjangan tangan pemerintah melakukan pendampingan terhadap pemerintah setempat,” jelasnya.
Bagusnya, lanjut mantan Penjabat Bupati Boltim ini, Alokasi dana desa tahun depan dapat digunakan untuk menumbuhkan perekonomian desa dengan membentuk badan usaha milik desa.
“Semua tergantung kebutuhan masing-masing desa apa saja yang masih dibutuhkan. Kalau infrastruktur belum semua tersedia, tentu fokus pada pembangunan dulu,” pungkasnya.
Kabupaten Jumlah Desa Anggaran
1. Bolmong 200 Rp 152.557.555
2. Minahasa 227 Rp 171.641.516
3. Sangihe 145 Rp 110.772.908
4. Talaud 142 Rp 108.553.201
5. Minsel 167 Rp 127.642.435
6. Minut 126 Rp 97.574.406
7. Sitaro 83 Rp 64.754.298
8. Kotamobagu 15 Rp 15.171.482
9. Bolmut 106 Rp 15.171.482
10. Mitra 135 Rp 103.278.154
11. Boltim 81 Rp 63.422.501
12. Bolsel 81 Rp 64.128.797
Total 1508 Desa : Rp 1.161.358.872
Data BPMPD Sulut

























