
Minahasa – Untuk memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat Minahasa di bidang Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sam Ratulangi Tondano, masih butuh tambahan tenaga kesehatan.
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi evaluasi kinerja SKPD di keasistenan III, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, Selasa (24/06), di ruang Sidang Kantor Bupati.
Dirut RSUD dr Sam Ratulangi Tondano, dr Mariany Suronoto MBiomed menjelaskan, pihaknya sering mendapat keluhan dari masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang masih kurang memuaskan.
Dirinya mengatakan, hal tersebut diakibatkan karena tenaga medis di instansi yang dipimpinnya, hanya memiliki total 112 tenaga kesehatan, yang dinilai masih kurang memadai.
“Saat ini di RSUD Sam Ratulangi Tondano hanya memiliki 62 kesehatan PNS dan 50 tenaga honor. Selain itu, dari 112 tenaga kesehatan ini, sudah termasuk tenaga dokter sebanyak 11 orang, sementara 5 diantaranya bertugas sebagai administrasi termasuk Dirut, sehingga hanya 7 tenaga dokter yang bertugas di lapangan,” terang Suronoto, sembari mengusulkan, bila ada penerimaan CPNS di Minahasa, agar memprioritaskan penambahan tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang berjanji, akan mengedepankan pelayanan kesehatan masyarakat, untuk Indonesia Sehat, dengan memberi peluan lebih besar untuk penambahan tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat.
“Tak hanya penambahan tenaga medis saja, penambahan fasilitas dan infrastruktur di RSUD ini juga akan dilakukan. Sehingga, bila fasilitas dan infrastruktur kesehatan bertambah dan lebih memadai, maka tenaga medisnya juga harus memadai agar pelayanan kesehatan di Minahasa berjalan maksimal,” ujarnya.(fernando lumanauw)




















