
Minut – Raut kecewa jelas tergambar dari sejumlah wajah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tengah melakukan pelayanan ke masyarakat. Pasalnya, Saat tengah sibuk dengan berbagai berkas yang akan siap di print, tiba-tiba lampu padam. Sontak saja, sejumlah PNS terdengar mengeluarkan desahan suara yang terdengar kesal.
“Bukan main ini Pembangkit Listrik Negara (PLN), tidak tahu waktu sama sekali. Suka-suka saja melakukan pemadaman. Giliran, kami terlambat bayar hanya sehari atau dua hari mereka langsung datang melakukan pemutusan aliran listrik dengan seenaknya. Sudah banyak alasan yang kami dengar dari pihak PLN Cabang Airmadidi, namun semuanya seperti cerita karangan belaka,” tutur salah satu PNS yang enggan namanya diungkap.
Mengenai hal tersebut, sepertinya Sekkab Minut Drs JA Rumambi saat dikonfirmasi, Senin (15/09), juga terlihat kesal ketika ke luar ruangan.
“Bagaimana tidak mau kesal, sementara sibuk-sibuknya lampu tiba-tiba mati. Ini sudah keterlaluan, kerap seperti ini setiap hari. Bagi kami soal adanya gangguan alam yang terus menjadi alasan mereka (PLN,red), sangat tidak masuk akal,” kesal Rumambi.
Bahkan, Rumambi dengan tegas menyerukan jika pihak PLN Cabang Airmadidi tidak lagi mau peduli. “Pokoknya yang kami lihat PLN sudah tidak lagi sejalan atau cun dengan program Pemkab Minut. Tiap hari mati lampu, seharusnya diumumkan, agar kami bisa mengetahui kapan akan dipadamkan, sehingga kami siap, bukan seperti ini. Ditambah pula, pemadaman lampu terkadang hingga berjam-jam,” tegas Rumambi, sembari menambahkan Pemkab Minut terkadang dibuat malu oleh ulah PLN jika ada tamu penting yang hadir.(eca)























