Manado – Buntut terbentuknya satuan tugas sapu bersih pungutan liar atau Satgas Siber Pungli, pergerakan personil Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut yang dinahkodai Kombes Pol Subandriya menurun. Buntutnya, ruas jalan diseputaran Kota Manado yang biasanya dihiasi para petugas, kini jadi sunyi. Alhasil, kemacetan pun kerap ditemukan. (Baca juga: Satgas Saber Siap Ribas Pungli di Sulut http://cybersulutnews.co.id/satgas-saber-siap-ribas-pungli-di-sulut/ )
Hal itu membuat Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung angkat suara. Dirinya menegaskan, akan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja anggota lantas dilapangan. Diterangkan pula, bilamana ada anggota yang melakukan praktek Pungli kepada masyarakat, pihaknya akan langsung melakukan penindakan.
“Tidak ada alasan. Ada tidak adanya Saber Pungli, anggota lalu lintas harus tetap motivasi yang tinggi melaksanakan tugasnya ya. Nanti saya evaluasi lah. Tidak boleh (melakukan praktek Pungli kepada masyarakat). Apalagi dengan ada Satgas Saber Pungli, semangat anggota jadi kurang,” jelasnya.
“Karena ini sudah perintah Presiden dan perintah undang-undang. Tidak boleh anggota Polri menerima hadiah atau Pungli. Apalagi dengan cara-cara memaksa. Itu melanggar hukum. akan kita evaluasi dan tindak kalau kita temukan ada (anggota yang melakukan Pungli),” sambungnya.
Seperti diketahui, para personil Ditlantas yang biasanya mengatur arus lalu lintas di seputaran Kota Manado, dua minggu terakhir ini jarang terlihat. Di beberapa titik lokasi hanya personil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado yang terlihat mengatur arus lalu lintas.(jenglen)




















