Sejumlah Calon Walikota dan Wakil Manado Dinilai Langgar Aturan

Franky Mocodompis
Franky Mocodompis
Manado – Bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Manado yang akan mencalonkan diri untuk maju dalam pemilihan kepala daerah atau Pemilukada 9 Desember mendatang tak tahu aturan. Pasalnya, hampir semua bakal calon Walikota dan Wakil memasang baliho atau iklan mereka di pohon perindang yang “diharamkan” Perda.

“Jelas itu tidak bisa. Masa pohon perindang dipasang baliho. Itu tidak boleh. Seharusnya Polisi Pamong Praja (Pol PP) Manado menindak setiap baliho yang ditaruh di pohon perindang,” kata Tokoh Muda Kota Manado, Robby Liando kepada Cybersulutnews.co.id, Selasa (23/06/2015) malam.

Ia pun menyesalkan sikap acuh tak acuh dari bakal calon Wali dan Wakil Walikota Manado mengingat, makin banyaknya baliho yang dipajang bakal calon di barbagai pohon perindang yang ada di Manado. Bukan hanya di pohon perindang kata Liando namun, baliho-baliho bakal calon pun banyak ditemukan di tiang listrik.

“Itu sudah melanggar aturan. Seharusnya calon Wali dan Wakil Walikota harus cinta akan lingkungan, jangan malah merusak lingkungan. Masa kok baliho dipasang di pohon perindang. Bahkan di tiang listrik pun turut dipajang. Bukan main calon-calon pemimpin kita ini,” singgung Liando.

Sorotan tajam lainnya dilontarkan Robby Kaseger, masyarakat Kota Manado.

“Bagaimana ini, masa calon pemimpin kita tidak tau aturan. Pasang baliho kok di pohon perindang. Mereka itu tidak tau aturan atau pura-pura tidak tahu,” singgung Kaseger ketika memperhatikan baliho bakal calon Walikota yang dipasang di pohon perindang jalan Rike.

“Seharusnya baliho itu ditertibkan oleh Pol PP. Kan Pol PP sebagai penegak Perda, jadi Pol PP harus menyikapi hal itu, walaupun hal sepele,” sambungnya.

Sementara Berty Tawaluyan menambahkan, sikap yang ditunjukan para bakal calon Wali dan Wakil Walikota yang memasang baliho di pohon perindang itu adalah contoh tidak baik.

“Baru mau mencalonkan diri sebagai Walikota Manado saja sudah menunjukan sikap begitu (tak tau aturan). Apalagi kalau sudah menjadi Walikota. Wahh,, akan jadi apa Manado ini,” kata Berty sembari meminta agar para bakal canon Walikota untuk menaati setiap peraturan yang ada.

Ditempat terpisah, Kabag Humas Pemkot Manado, Franky Mocodompis ketika ditemui Cybersulutnews.co.id di ruang kerjanya mengatakan, bakal calon yang memasang balihonya di pohon perindang tidak dibenarkan.

“Itu tidak boleh. Pak Walikota Manado, GS Vicky Lumentut sudah menyuruh Pol PP untuk sidak itu (baliho di pohon perindang). Tapi mungkin belum direalisasikan. Tapi kalau baliho dipasang di pohon perindang itu memang tidak boleh,” terang Franky Mocodompis baru-baru ini. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan