MANADO- Penguatan kinerja birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemerintah Kota Manado.
Hal itu diingatkan Walikota Manado, Andrei Angouw saat pelaksanaan Penandatanganan Perjanjian Kinerja, Pakta Integritas, serta Penyerahan Penghargaan Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Manado Tahun 2026, di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Rabu (21/01/26).
Walikota bersama Wakil Walikota dr. Richard Sualang, Asisten Deputi II Kementerian PANRB Muhammad Yusuf Kurniawan, SH, MSi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, MPh, jajaran asisten, kepala perangkat daerah, para camat, serta pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kota Manado.
Diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Manado, Steven Thomas Tuwondila, S.IP.
Selanjutnya, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas yang diawali oleh Sekretaris Kota Manado, dilanjutkan para asisten, staf ahli, Sekretaris DPRD, Inspektorat, kepala SKPD, hingga para camat.
Dalam rangkaian acara tersebut, Pemerintah Kota Manado juga menyerahkan Penghargaan Pelayanan Publik kepada unit kerja berprestasi. Untuk kategori puskesmas, peringkat ketiga diraih Puskesmas Bailang dan Puskesmas Winangun, peringkat kedua Puskesmas Kombos, dan peringkat pertama Puskesmas Tongkaina.
Pada kategori Kecamatan, peringkat kedua diberikan kepada Kecamatan Wenang, sementara peringkat pertama diraih Kecamatan Paal Dua. Adapun kategori dinas dan badan, peringkat ketiga diraih Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), peringkat kedua Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan peringkat pertama Badan Perencanaan dan Riset Daerah.
Asisten Deputi II Kementerian PANRB Muhammad Yusuf Kurniawan dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja dan pemberian penghargaan diharapkan dapat memacu peningkatan program serta kualitas pelayanan publik. Ia juga menyoroti pentingnya reformasi sektor pelayanan publik dalam menghadapi lima tren global yang mempengaruhi tata kelola pemerintahan dan layanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Walikota Manado Andrei Angouw menekankan bahwa seluruh komitmen yang ditandatangani harus benar-benar berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar aparatur pemerintah tidak terjebak pada formalitas administrasi dan penghargaan semata.
“Tugas kita adalah pelayanan publik. Parameter pelayanan harus jelas, jangan terjebak pada penghargaan kertas atau formalitas yang justru menghambat pelayanan,” tegas Walikota.
Ia juga meminta agar setiap program memiliki ukuran capaian yang terukur dan dipahami bersama. Menurutnya, perjanjian kinerja yang telah ditandatangani harus menjadi pedoman untuk evaluasi dan perbaikan pelayanan publik kedepan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Manado.(yanes)
Walikota AA Ingatkan Penguatan Kinerja Birokrasi dan Peningkatan Pelayanan Publik




















