Seluruh Objek Wisata di Tomohon Bakal Diolah Profesional

Tomohon – Potensi objek wisata di Kota Tomohon sangat besar untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi mengatakan pihaknya sudah menargetkan jika pengelolaan objek wisata di Kota Tomohon bisa menghasilkan PAD.

“Baru Danau Linow yang sudah ditarik retribusi. Selanjutnya ada Gunung Mahawu, Air Terjun Pinaras dan Bukit Kasih,” kata Mogi baru-baru ini.

Memang untuk destinasi wisata, Danau Linow merupakan tujuan terbanyak dikunjungi wisatawan.

“Untuk wisata Gunung Lokon, ada investor yang sudah memberikan penawaran untuk mengolah lokasi ini seperti wisata Gunung Bromo namun saat ini masih terkendala pengurusan izin di Kementrian Lingkungan Hidup. Tapi ke depan kita berharap semoga remunerasi izin-izin termasuk izin pengelolaan objek wisata bisa kembali mengevaluasi agar izin objek wisata bisa ditinjau kembali,” terang Mogi.

Untuk wisata Air Terjun Pinaras dan memang saat ini masih belum terlalu ramai namun wisata ini sangat potensial jika diolah secara baik.

“Di Gunung Mahawu yang saat ini sudah ramai dikunjungi. Apalagi sarana penunjang jalan sangat memudahkan masyarakat naik ke atas gunung,” katanya lagi.

Mogi optimis target PAD wisata tahun ini yakni Rp 50 juta juta bisa dicapai, bahkan bisa lebih.

“Apalagi dengan ivent Tomohon International Flowers Festival (TIFF) yang digelar setiap tahun di Bulan Agustus, semakin menggerakkan sektor pariwisata. Tentu juga bisa menunjang perekomomin masyarakat Tomohon,” tandasnya. (maria)

Tinggalkan Balasan