Sementara Diaudit, Enam OPD Minahasa Ini Gunakan Rp 50 Miliar Anggaran COVID-19 Tahun 2020

Minahasa – Sebanyak enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa ‘kecipratanan’ dana sebesar Rp 50 Miliar untuk penanganan penanggulangan dan pencegahan COVID-19 di Kabupaten Minahasa, pada tahun 2020 lalu.

Hal ini diungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Minahasa Drs Donald Wagey MBA, Rabu (14/05) pagi.

Menurut Wagey, ke enam OPD dimaksud adalah Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Rumah Sakit Umum Daerah DR Sam Ratulangi Tondano.

“Untuk anggaran COVID-19 tahun 2020 mencapai Rp 50 Miliar. Itu berbagi di enam OPD termasuk RSUD Sam Ratulangi Tondano,” kata Wagey.

Secara otomatis, realisasi anggaran COVID-19 di tahun berjalan 2020 tersebut, kata Wagey, menjadi tanggung jawab ke enam OPD itu.

“Setiap OPD yang menerima anggaran COVID-19 untuk dikelolah, tentu bertanggung jawab untuk melaporkan atau memberi pertanggung jawaban atas penggunaan anggaran tersebut,” terang Wagey sembari menambahkan bahwa saat ini tim BPK RI perwakilan Sulut sementara mengaudit dana tersebut.

Sementara, penggunaan anggaran COVID-19 tahun 2020 ini belum dipublis secara terbuka ke publik, berkaitan dengan transparansi penggunaan anggaran. “Saat ini sementara diaudit BPK-RI,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Leave a Reply