Minahasa – Setelah sekian tahun perkembangan prestasi olahraga Bola Volly di Sulut hampir tenggelam, kini dunia Bola Volly Sulawesi Utara (Sulut) kembali bergairah dan berprestasi.
Dua tokoh Bola Volly Sulut yakni Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Jimmy Palmer Sinaga SH MHum dan Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, menjadi baru inspirator bagi putra/ putri atlet Bola Volly Sulut untuk kembali bangkit.
Pasca ditetapkan dan disahkan Pengurus Pusat Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PP-PBVSI), sebagai Ketua Umum dan Ketua I dalam sisa masa bakti kepengurusan Pengurus Daerah (Pengda) PBVSI Sulut, menggantikan Brigjen Pol Carlo Tewu yang pindah tugas dan Alm Harold Monareh yang meninggal dunia, kedua sosok ini menunjukkan perannya secara maksimal.
Bagi sebahagian orang, nama JWS tentu sudah tak asing lagi di dunia olehraga Bola Volly. Tetapi bagi beberapa orang, mungkin baru tahu dan pasti kaget setelah mengenal sepak terjang JWS di dunia Bola Volly ini.
Yang cukup mengesankan, JWS yang baru 3 bulan membentuk Club JWS New Spirit (JWS’NS) ini, langsung tampil dalam laga Livoli Nasional di Banyuwangi Jawa Timur dan berhasil menjadi rangking 4 di Kerjurnas itu dengan menggondol Trophy, Sertifikat dan penghargaan lainnya.
Suatu kejutan yang tidak diduga, Club JWS’NS yang belum pernah mengikuti iven di daerah dan belum berpengalaman bertanding di mana-mana, ketika tampil di Banyuwangi langsung menghentak komunitas Bola Volly se- jagad nusantara ini.
Setidaknya ada 2 Club papan atas Jakarta ditaklukkan JWS’NS, sekalipun tim ini harus mengakui keunggulan dua Club hebat yaitu Putri Banyuwangi dan Vita Solo.
Kini dibawah pelatih Johanis ‘Anis’ Rengkung, club JWS’NS siap unjuk kebolehan pada Kejuaraan Antar Club se-Sulut di Gedung KONI Sario, yang diawali dengan Kejuaraan Antar Pelajar pada 21 November 2014 nanti.
Informasi diperoleh Cybersulutnews.co.id, Club-club yang mendaftar baik Putra maupun Putri juga menghadirkan para pemain Pro Liga yang didatangkan khusus dari luar Sulut.
Sebagai Ketua I Pengda PBVSI Sulut, JWS mengajak seluruh masyarakat pencinta olahraga Bola Volly di daerah ini untuk menyaksikan iven ter-akbar di Sulut ini, 21 November 2014 mendatang.
“Membina Bola Volly yang utama harus hobi dan keinginan yang timbul dari dalam diri, serta harus jadi maniak Bola Volly. Kedua, punya fasilitas dan dana, sebab membentuk Club dan hanya berada di daerah, sulit untuk berkembang. Harus bekerja-sama dengan Club ternama di luar daerah, seperti dulu ketika bapak Eduard Possumah mengangkat olahraga Bola Volly ini, dimana beliau bekerja-sama dengan Club TOVO Jakarta selama bertahun tahun,” ungkap JWS.
Ditambahkannya, JWS’NS berencara bekerja-sama dengan Club Tectona Bandung, dimana akan melatih dan membina pemain sejak dini mulai dari SMP, SMA/SMK, dan yang bermain bagus akan di seleksi ini akan dipersiapkan untuk menjadi atlet berprestasi daerah dan nasional.
“Sekarang apa adanya dulu, mengumpul pemain yang sudah jadi. Sebagai motivator ke depan bahkan untuk pertandingan antar Club se-Sulut ini, JWS’NS berencana meminjam pemain luar yang berasal dari Jawa. Kita tunggu saja siapa yang akan datang, mari kita nonton di Sario nanti,” kata Bupati terbaik pilihan rakyat Minahasa ini, sembari mengajak masyarakat Sulut untuk bersama-sama kembalikan kejayaan olehraga Bola Volly Sulut.
“Mari sama-sama kita tanggalkan perbedaan dan egoisme. Kita persiapkan putra putri terbaik dalam generasi Bola Volly Sulut ini sejak dini, agar Bola Volly menjadi kebanggaan utama masyarakat Provinsi Sulut.(fernando lumanauw)




















