Status Darurat Bencana Diperpanjang 14 Hari

MANADO-Belum normalnya kondisi kota Manado pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor, membuat Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut Senin (27/1) kemarin di Pos Komando Tanggap Bencana kantor Pemkot Manado menetapkan, status Darurat Bencana diperpanjang 14 hari kedepan.

“Status darurat bencana ini diperpanjang sebelumnya telah melalui hasil rapat dengan pihak terkait. Pemulihan kondisi kota Manado pasca bencana jelas butuh waktu dan tenaga. Sampa saat ini saja dengan ratusan dam truk serta puluhan alat berat yang dikerahkan mengangkat lumpur dan sampah sudah sekitar 20 ribu kubik, tapi masih ada yang belum terangkat. Dan tidak mungkin dua hari kedepan persoalan pasca bencana banjir ini dui Manado akan terselesaikan,” terang Lumentut.

Wali Kota menambahkan, untuk bantuan yang akan disumbangkan melalui Pemkot Manado masih membuka lebar-lebar. “Nomor rekening bantuan pemkot manado: bank sulut 001.01.12.000005-6. Nomor ini hanya satu dan bukan milik siapa-siapa, karena nomor ini juga untuk dana dari pusat untuk Pemkot Manado,” tambah Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Manado Maximilian Tatahede yang dikonfirmasi menyatakan, putusan untuk memperpanjang masa darurat bencana sudah tepat. “Usai masa perpanjang status darurat bencana itu, manado akan memasuki masa transisi darurat untuk pemulihan hingga 3 bulan,” jelas Tatahede yang dikonfirmasi Swara Kita kemarin.

Lanjutnya, untuk itu penanganan kebutuhan dasar bagi pengungsi masih terus dilakukan termasuk pembersihan sampah dan lumpur juga masih dilakukan. Dijelaskan Tatahede, data sementara masyarakat yang terdampak 86.355 jiwa (25.103 KK), dimana terdapat kelompok rentan yaitu bayi/balita 2.373 jiwa, ibu hamil 347 jiwa, lansia 2.348 jiwa, orang cacat 88 orang dan orang sakit 265 jiwa.

“Sebanyak 840 rumah hanyut. Sementara kerusakan rumah meliputi 3.688 unit rusak berat, 1.966 unit rumah rusak sedang, 4.789 unit rumah rusak ringan, 27 unit masjid rusak, 29 unit gereja rusak dan 99 sekolah rusak,” beber Tatahede.(Ivan Loho)

Tinggalkan Balasan