Sulut Tuan Rumah Temu Karya Taman Budaya Indonesia

Manado – Kepala UPTD Taman Budaya pada Dinas Budaya dan Pariwisata Sulut, Lexy Tombokan mengatakan, Sulut akan menjadi tuan rumah Temu Karya Taman Budaya (TKTB) Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia.

Pada acara puncak temu karya ini akan menghadirkan ribuan pelaku seni budaya tanah air. “Tentu harapan kami kegiatan ini akan menguatkan diri, unjuk diri melalui kebudayaan dan seni,” kata Tombokan kepada wartawan, Kamis (09/06) di Manado.

Selain memperkenalkan kebudayan dan seni, temu karya yang akan dilaksanakan 6-9 September 2016 ini akan memperkuat Sulawesi Utara mengembangkan seni dan budayanya.

Menurut dia, melalui kegiatan ini, tamu mancanegara yang berdatangan ke daerah ini akan diperkenalkan tentang kebudayaan dan kesenian yang kita miliki.

Ia menambahkan penentuan penyelenggara temu karya ditentukan melalui rapat pimpinan, selanjutnya siapa yang mengajukan akan dipertimbangkan untuk disepakati.

“Dalam APBD 2016 telah dianggarkan Rp 1,7 Miliar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Penyelenggaraannya akan ditangani ivent organizer (IO) profesional,” terangnya.

Temu karya yang dilaksanakan di sini, lanjut Tombokan, akan menguntungkan sektor pariwisata karena ada sekian banyak orang yang datang, tinggal, makan dan mengunjungi beberapa lokasi wisata di daerah ini. “Ada dampak ganda yang bisa dirasakan,” katanya.

Menurut dia, taman budaya merupakah unit atau garda terdepan mengawal semua kegiatan seni budaya.

“Taman budaya menyiapkan venue kegiatan seni budaya yang bersifat laboratorium, bengkel atau etalase atau pameran, itu fungsi taman budaya,” katanya.

Adapun terkait pelaksanaan kegiatan ini, halaman Taman Budaya Sulut akan dipercantik dengan akan dipasangi paving blok. “Penataan halaman Taman Budaya ini akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan