Penerimaan CPNS Tomohon Diduga “Disisipi” Jatah Pejabat

downloadTomohon – Menjelang pelaksanaan test CPNS Kota Tomohon, Minggu (03/11) pagi ini, dugaan sistem nepotisme pada proses penerimaan CPNS ini masih menyeruak.

Danny “Kobis” Tular dengan blak-blakan menyebut masih ada dugaan jatah-jatahan yang masih di-back-up oleh pejabat.

“Paling kentara dugaan ini terjadi untuk kategori Honda K-2. Karena dari pengamatan saya, pernyataan Pemkot Tomohon sudah tak menerima honor K-1 ataupun K-2 sejak 2012 lalu, nyatanya masih terjadi. Saya perkirakan ada sekitar 30 pejabat yang menyisipkan orang-orang mereka menjadi tenaga honorer,” ujar Tular.

Malah, Tular menyebut nama dua petinggi di Pemkot Tomohon ini.

“Jadi maling jangan teriak maling, bahwa CPNS di Tomohon ini berlangsung jujur dan adil,” tukas Tular.

Walikota Tomohon Jimmy Eman sendiri setiap bersua dengan wartawan menyebut tak ada sistem KKN pada penerimaan CPNS.

“Jika kedapatan PNS jadi calo, akan diberi sangsi. Begitu pun dengan jatah pejabat, sama sekali tak ada. Saya jamin itu,” tegas Walikota.

Begitu pun dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tomohon, Masnah Pioh SSos, sejak jauh-jauh hari menepis dugaan ketidakberesan proses penerimaan CPNS.

“Semua berjalan sesuai aturan,” kata Pioh.

Diketahui, Minggu pagi ini akan dilaksanakan test CPNS untuk jalur umum dan Honda K-2 di dua tempat jadi di Auditorium Bukit Inspirasi dan SMA Kristen Tomohon. Ada 35 formasi yang diperebutkan sekitar 1000 pelamar untuk tenaga teknis dan guru. (Maria Wolajan)