Tahun 2016, Pemkab Minahasa Bantu Klinik Bersalin Lidya Rp 250 Juta

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa berencana bakal membantu pembangunan renovasi gedung Klinik Bersalin Lidya Tondano, yang dikelolah Yayasan Medika GMIM, senilai Rp 250 juta dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Minahasa tahun 2016 mendatang.

Hal ini dikatakan langsung Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, kepada sejumlah wartawan, usai menghadiri pengutusan dan pelantikan penanggung jawab Klinik Bersalin Lidya, Senin (07/09) siang.

Menurut JWS, Pemkab Minahasa layak membantu pembangunan Klinik Bersalin Lidya melalui dana hibah ini, karena peran Klinik ini telah banyak membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa bertahun-tahun lamanya, khususnya dalam proses persalinan.

Apalagi, dikatakan JWS, selama melakukan praktek pelayanan bersalin, Klinik ini terbilang ‘zero’ pelanggaran atau memiliki pelayanan prima terhadap masyarakat sehingga tidak pernah dikeluhkan.

“Bantuan ini akan berbentuk dana hibah yang nantinya akan dianggarkan pada APBD Minahasa 2016, untuk anggaran renovasi bangunan agar lebih representatif lagi. Alasan kami membantu karena peran klinik ini terhadap masyarakat yang boleh dikatakan ‘zero’ pelanggaran,” ujar JWS.

Sementara, selain membantu Klinik Bersalin Lidya, Pemkab Minahasa juga akan membantu dana hibah kepada Rumah Sakit Siloam Sonder Kecamatan Sonder sebesar Rp 1 Miliar.

“Pada prinsipnya, bantuan-bantuan pemerintah ini bertujuan agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang ada di Minahasa akan semakin maksimal dan bisa terlayani dengan baik,” tukasnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan