Tak Terima Kekalahan, Pemilihan Kumtua Lelema Memanas

Camat Tumpaan Frengky Toar
Camat Tumpaan Frengky Toar

Minsel,– Hasil pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua Desa Lelema Kecamatan Tumpaan, Minsel telah digelar beberapa waktu lalu, namun masih meninggalkan persoalan. Buktinya para pendukung dari Kumtua Terpilih Tirsa, melakukan penganiayaan terhadap Pendukung Incumbent Simon Slat. Dan kasus itu tengah ditangani pihak Mapolsek Tumpaan.

Nah, menanggapi persoalan tersebut, Kepala Kecamatan Tumpaan Frengky Toar SE saat dihubungi media ini,  mengaku telah turun ke Desa Lelema untuk menyelesaikan kisruh antar warga itu.

“ Persoalan itu, bermula dari pelaksanaan kegiatan Pilhut, pun demikian setiap kegiatan seperti ini, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Itupun akan bermuara pada ketidakpuasan, dan fenomena di Desa Lelema ini terbilang lain, pasalnya pendukung Kumtua terpilih justru mencari gara-gara terhadap calon hukumtua yang kalah, Di tempat basis pendukung calon hukumtua yang menang cari masalah,kemudian terus terjadi aniaya. Dan para pelaku sudah ditahan,” ujar dia.

Lanjut dia, persoalan di Desa Lelema Kecamatan Tumpaan awalnya sempat memanas, namun dirinya telah menjalin komunikasi dengan Kumtua Simon Slat, untuk meminta kepada pendukungnya untuk menahan diri.

“Saya sudah jalin komunikasi dengan kedua Calon Kumtua, untuk memenangkan para pendukungnya agar supaya tidak bersikap aneh-aneh. Dorang dua so trima itu, ada yang legowo dengan kekalahan, adapula yang Dan dorang so terima itu, walaupun begitu kasus di Polsek tetap berproses,” ujar dia.

Dia menambahkan untuk sementara suasana di Desa Lelema Kodusif. “ Saya telah bekerja sama dengan pihak Polsek Tumpaan. Untuk melakukan pemantauan pasca pemukulan itu,” kunci Toar

Laporan: Jufan Dissa

Tinggalkan Balasan