
Minahasa – Sejumlah warga yang berdomisili di wilayah Kelurahan Tataaran Kecamatan Tondano Selatan, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui instansi teknis terkait, dapat membangun terminal penumpang di wilayahnya.
Pasalnya, sebagai salah satu daerah paling berkembang di Kabupaten Minahasa, Tataaran kerap macet karena kendaraan umum banyak parkir disembarang tempat di ruas jalan utama untuk mengangut penumpang.
“Sebagai daerah yang berkembang, seharusnya di Tataaran sudah ada terminal, minimal tipe C. Karena, jumlah penumpang di wilayah ini memang banyak, tapi banyak diantara mereka hanya menunggu angkutan umum di jalan utama, sehingga hal ini berdampak pada kemacetan,” ujar Edwin Pratasik, tokoh pemuda warga Tataaran.
Senada diungkap Riski Lahinide, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Sulut asal Kabupaten Talaud. Menurutnya, akan sangat baik bila Tataaran memiliki terminal penumpang agar lalu lintas di wilayah yang banyak pendatang mahasiswa dari luar daerah ini tidak semrawut.
“Kalau ada terminal pasti tidak se semrawut ini karena penumpang dan angkutan umum akan terpusat di terminal yang nantinya tidak akan mengganggu lalu lintas,” ujarnya.
Terkait hal ini, Pemkab Minahasa melalui Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Minahasa, Royke Kaloh SH, ketika dikonfirmasi CSN, Kamis (18/09) mengatakan, pihaknya sementara mengkaji pembangunan terminal tipe C di wilayah Tataaran.
Menurutnya, lahan yang nantinya menjadi lokasi pembangunan terminal sudah ada, namun pihaknya masih terkendala dengan pembebasan lahan untuk jalan masuk ke lokasi pembangunan terminal nantinya.
“Lokasi dan jalan masuk sudah ada, namun jalan masuk ke lokasi rencana pembangunan terminal tersebut masih sangat sempit sehingga dibutuhkan pelebaran jalan. Tapi, dalam hal ini harus ada pembebasan lahan warga dan kami sementara mengupayakan hal tersebut, diharapkan semoga ada dukungan dari masyarakat bekerja sama dengan pemerintah,” terang Kaloh, sembari menambahakan, tahun 2015 mendatang pihaknya berupaya terminal dimaksud bisa segera dibangun.
Sementara, wilayah Tataaran memang merupakan wilayah padat penduduk. Pasalnya di daerah ini terdapat Universitas Negeri Manado yang banyak mendatangkan pendatang dari luar daerah Minahasa untuk kuliah di Universitas tersebut.(fernando lumanauw)

























