Manado – Yusup Kakuhes (40) warga Desa Mongkoinit, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong, Sabtu (11/10), dinyatakan meninggal dunia oleh Rumah Sakit Prof Kandow Malalayang setelah mendapat tikaman dari Glendy Toding, 16, warga Kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan III, Kecamatan Wanea yang tak lain adalah teman kerjanya.
Dari informasih yang diterimah Cybersulutnews.co.id, kejadian berdarah itu terjadi Sabtu (11/10) malam, sekitar pukul 20.30 Wita, di perumahan Citra Land Kelurahan Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea. Kala itu korban dan tersangka sedang membuat rumah di Citra Land, karena tersangka tidak masuk kerja korban lantas menegur tersangka, bukannya mendengar teguran korban tersangka malah mengambil pisau badik kemudian menikam korban sebanyak satu kali di pinggang kanan korban.
Melihat korban sudah mandi darah, rekan-rekan korban kemudian melerai tersangka kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara. Karena luka diderita korban cukup serius, korban pun kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Malalayang. Hingga sekitar pukul 13.00 WITA, korban dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit.
“Di Malalayang korban sempat mendapat perawatan medis, hingga akirnya dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Manado, AKP Dewa Made Palguna ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan.
Ia pun mengungkapkan kalau pelaku penikaman telah diamankan di Mapolresta. “Tersangkanya sudah diamankan, kami menjemput pelaku di rumah keluarga pelaku di Kelurahan Paniki di belakang perumah taman sari metropolis setelah dihubungi pihak keluarga,” bebernya.
Palguna menambahkan, dugaan sementara motif pembunuhan karena tersangka sakit hati mendapat teguran dari korban. “Kata pelaku, dia menikam korban hanya karena sakit hati mendapat tamparan dari korban,” tambahnya.
“Kasus ini sendiri masih didalami Polsek Wanea,” sambungnya.
Dengan adanya kasus pembunuhan ini, menambah daftar korban pembunuhan yang terjadi di Kota Manado. Sebab, dari catatan kepolisian selang beberapa bulan terakhir, sudah terdapat tujuh kasus pembunuhan.(jenglen manolong)




















