Timothy, Putra Kedua JWS Raih S2 Administrasi Publik di UNIMA

Minahasa – Putra kedua pasangan Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Ketua Tim Penggerak PKK Minahasa, Dr Olga Sajow-Singkoh MHum, Timothy Jano Sajow SH MAP, sukses meraih gelar Magister Administrasi Publik (S2), program pasca sarjana di Universitas Negeri Manado (UNIMA).

Kesuksesan Timothy dibuktikan saat dirinya tampil sebagai Wisudawan pada Upacara Wisuda Magister (S2) dan Sarjana (S1) tahap II Tahun Akademik 2014/ 2015, Kamis (09/07) pagi, bertempat di Auditorium UNIMA Tondano.

Pada moment bersejarah tersebut, JWS bersama istri turut hadir dalam acara yang dipimpin langsung Ketua Senat UNIMA, Prof Dr Samsi Pasandaran MSc dan Rektor UNIMA, Prof Dr Ph EA Tuerah DEA MSi.

Bahkan, dalam acara ini JWS sendiri dipercayakan membawakan sambutan mewakili orang tua para wisudawan dan wisudawati. Dalam sambutannya JWS mengapresiasi keberadaan UNIMA saat ini yang telah mengalami perubahan yang sangat signifikan.

“Saya juga adalah alumni UNIMA yang dulunya bernama IKIP Manado. Saya Kagum melihat perkembangan jumlah mahasiswa yang terus mengalami kemajuan dari tahun ke tahun ini, termasuk fasilitas dan gedung perkuliahan saat ini,” urainya.

“Perkembangan UNIMA saat ini sangat pesat bisa kita lihat dari jumlah wisudawan dan wisudawati yang selalu berada diangka seribu lulusan, juga dengan fasilitas gedung yang sangat berbeda jauh dengan keadaan saat kami kuliah dulu,” ujarnya lagi, sembari berpesan agar para wisudawan dan wisudawati ini tidak menjadikan hasil akhir ujian sebagai patokan utama, melainkan harus terus belajar dan tetap berusaha nantinya ketika terjun ke dunia kerja dan di lingkungan masyarakat.

“Kiranya juga Pak Rektor UNIMA dapat mengusulkan perubahan nama Manado menjadi Minahasa dalam nama Universitas Negeri Manado ini, mengingat letak kampus ini di berada daerah Kabupaten Minahasa, khususnya di kota Tondano,” ujarnya.

Sementara, Timothy sendiri mengaku berbangga karena bisa menyelesaikan kuliah S2 nya dengan baik dan percaya bahwa itu semua hanya karena pertolongan Tuhan.

“Apa yang saya raih hari ini, itu semua karena Tuhan. Untuk itu, ilmu yang saya miliki ini nantinya akan saya abdikan untuk Tuhan dalam pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan