Minahasa – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Minahasa, menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi akhir tahun, bertempat di Tateli Hotel dan Resort Manado, Kamis (18/12).
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP ini, diawali dengan laporan oleh Ketua TP-PKK Minahasa, Ny Martina Dondokambey – Lengkong SE, serta dihadiri seluruh pengurus TP-PKK Minahasa dan para Ketua dan Pengurus TP-PKK Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Kabupaten Minahasa.
Martina Lengkong mengatakan, rakorev ini bertujuan untuk meningkatkan program TP-PKK, baik yang ada di desa dan kelurahan, kecamatan, maupun ke kabupaten.
“Ini salah satu program TP-PKK Minahasa, yang bertujuan untuk mengukur sudah sejauh mana program TP-PKK Minahasa terealisasi. Seperti contoh, pencegahan stunting yang terus digenjot,” ujarnya.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TP-PKK Minahasa serta seluruh jajaran hingga ke tingkat desa dan kelurahan, yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
“PKK bukan sekedar organisasi pendamping pemerintah, melainkan mitra strategis pembangunan yang memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Dari keluarga yang berdaya, akan lahir masyarakat yang kuat, dan dari masyarakat yang kuat akan terbangun Minahasa yang maju, sejahtera dan berdaya saing,” tukasnya.
Lanjut, kata Bupati, rakorev ini sangat strategis. Sebab menurutnya, kegiatan ini bukan hanya forum seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi bersama untuk mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi berbagai tantangan lapangan selama tahun 2015, serta merumuskan langkah-langka perbaikan dan penguatan gerakan PKK kedepan agar semakin tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kita semua menyadari bahwa tantangan pembangunan kedepan semakin kompleks. Isu-isu seperti peningkatan kualitas SDM, pencegahan stunting, ketahanan keluarga, penguatan ekonomi rumah tangga, hingga pembentukan karakter generasi muda, membutuhkan sinergi yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
“Saya mendorong agar seluruh jajaran TP-PKK terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas kader, serta mengoptimalkan pelaksanaan 10 program pokok PKK secara inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Program PKK harus mampu menjawab persoalan riil di lapangan, dengan pendekatan yang humanis, partisipatif, dan berorientasi pada hasil,” imbuhnya.
Pemkab Minahasa, kata Bupati, akan terus berkomitmen mendukung dan bersinergi dengan TP-PKK, termasuk dalam integrasi program PKK ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
“Sinergi ini menjadi kunci agar program-program PKK dapat berjalan searah dengan kebijakan pembangunan daerah dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(fernando lumanauw)




















