Warga Mitra Khawatir Kemarau Makin Panjang

(Foto ilustrasi)
(Foto ilustrasi)

Mitra-Setelah sebulan lebih warga Mitra tak lagi merasakan hujan. Hal ini pun mulai berdampak pada debit maupun suplay air bersih yang mulai berkurang.

Seperti diungkapkan beberapa warga. Seperti di wilayah Touluaan, mulai merasakan kesusahan air bersih. “Memang musim panas ini, air yang kita ada mulai berkurang. Memang sampai saat ini masih bisa untuk kebutuhan sehari-hari, tapi kalau cuaca seperti terus, kita bisa kesusahan air,” ujar tokoh pemuda Touluaan Ivan Umar.

Dirinya menambahkan, untuk lahan persawahan di kecamatan ini mulai mengalami kekeringan. “Sawah-sawah sudah tak dialiri air dan kering sekarang,” ungkap Umar.

Hal senada juga di lontarkan oleh Heldy Rondonuwu warga desa Esandom Satu menurutnya berkurangnya debit air juga dialami warga yang memiliki sumur. “Seperti sumur di rumah saya mulai berkurang. Mungkin kalau panas terus tambah berkurang,” katanya.

Krisis air juga dialami warga pesisir pantai Desa Tumbak. “Iya kalau musim seperti ini sudah pasti susah kita dapat air. Jadi balik lagi seperti biasa ambil air di sungai,” ujar Muktar Baba Kumtua Desa Tumbak.(Alfian Jay)

Tinggalkan Balasan

News Feed